Kamis, 21 Januari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Begini Cerita Cucu Alm JS Badudu Soal Kondisi Kakeknya Sebelum Meninggal

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Senin, 14 Maret 2016 | 13:09 WITA Tag: , ,
  


Hargo.co.id GORONTALO – Cucu Alm JS Badudu, Ananda Badudu kepada Gorontalo Post (grup hargo.co.id), Minggu (13/3) kemarin menceritakan bila kakeknya JS Badudu sudah sulit diajak berkomunikasi karena kondisi kesehatanya yang terus menyusut.

“Opa tidak memberikan pesan apa-apa kepada semua, karena kondisinya yang tidak memungkinkan lagi,”kata Ananda via ponsel semalam.

BACA  Langgar Protokol Kesehatan, Polres Bone Bolango Siap Tindak Tegas

Menurut Ananda, bila JS Badudu pernah pulang ke Gorontalo, tapi waktu dan tujuanya kala itu ia tak begitu tahu.

“Opa selalu memberikan inspirasi, beliau adalah guru dalam keluarga kami. Kami bangga memiliki opa seperti beliau,”ungkap Ananda.

Sebelum meninggal, sekira 10 tahun belakangan, kondisi kesehatan Prof JS Badudu menurun drastis. Bahkan ia beberapa kali diserang stroke ringan maupun bertat sehingga mengakibatkan kondisi fisiknya semakin menurun. Hampir mencapai usia 90 tahun, Sabtu 12 Maret 2016 pukul 22.10 WIB. Guru besar lingustik pertama Universitas Padjajaran Bandung ini menghembuskan nafas terakhir di RS Hasan Sadikin, Bandung.

BACA  Tolak Bala, Gorontalo Gelar Du'a Lo Ulipu

Oleh pihak keluarga, jenazah kemudian dibawa ke kediamanya di Bukit Dago Selatan nomor 27, Bandung. Setelah disalatkan, jenazah kemudian dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Cikutra, Bandung, kemarin.

BACA  Penerapan Protokol Kesehatan Saat Misa Natal Berlangsung Ketat

J.S. Badudu dikaruniai 9 anak masing-masing Dharmayanti Farnsisca, Erwin Suryawan, Chandramulia Satriawan, Chitra Meilani, Armadn Edwin, Rizal Indrayana, Sari Rezeki Andrianita, Mutia Indrakemala, dan Jusar Lakmikusala serta 9 menantu, 23 cucu, dan 2 cicit. (tro/csr/tr-49/hargo)


Komentar