Rabu, 23 September 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Begini Kondisi Terkini Warga Terdampak Banjir Bandang di Bone Pesisir

Oleh Zulkifli Polimengo , dalam Gorontalo Headline , pada Jumat, 11 September 2020 | 05:05 WITA Tag: ,
  Seorang anak sedang bermain diatas material banjir bandang yang menelan sejumlah bangunan rumah warga di Desa Mamungaa Timur, Kecamatan Bulawa. (Foto Zulkifli Polimengo/HARGO)


Hargo.co.id, GORONTALO – Banjir bandang yang terjadi pada Senin (07/09/2020), membuat ratusan infrastruktur yang ada di 7 Desa di Kecamatan Bulawa, Kabupaten Bone Bolango mengalami banyak kerusakan bahkan titik terparah berada di 3 desa.

Dari hasil pantauan langsung Tim Liputan Hargo.co.id pada Kamis (10/09/2020), titik terparah yang terdampak banjir bandang itu berada di 3 desa, diantaranya Desa Mopuya, Desa Mamungaa, dan Desa Mamungaa Timur.

Dari keseluruhan desa yang terdampak banjir bandang ini, Desa Mamungaa Timur menjadi desa terparah yang mengalami kerusakan.

Infrastruktur seperti sekolah, jalan desa, penyedia air bersih, sejumlah kantor milik pemerintah desa, serta ada puluhan rumah warga yang rusak parah hingga tidak dapat ditempati lagi oleh pemiliknya.

BACA  Beri Rasa Aman, ASN Pemprov Gorontalo Wajib Swab Test

Selain terhambatnya ketersediaan air bersih, kebutuhan listrik di lokasi ini juga ikut hilang, namun begitu pihak instansi pemerintah terkait, sudah melakukan upaya penanganan yang sifatnya darurat, sambil menunggu pembangunan kembali.

Sebahagian besar barang-barang rumah tangga milik warga juga sama sekali telah rusak serta tidak dapat digunakan bahkan kebanyakan telah lenyap ditelan material lumpur dan bebatuan yang terbawa arus banjir bandang.

BACA  Umar Ibrahim dan Syamsir Mulai Jalani Tes Kesehatan

Dari pantauan langsung di lapangan, hingga pukul 18.00 Wita bantuan makanan siap saji, minuman, serta kebutuhan obat-obatan masih terus berdatangan, baik dari pihak pemerintah, swasta, maupun berbagai kelompok organisasi hingga para dermawan.

Pada malam hari, warga korban banjir bandang ini terpaksa harus tidur di posko pengungsian yang didirikan oleh pihak pemerintah, sebahagian lainnya diungsikan ke sejumlah puskesdes dan puskesmas karena rumah mereka sama sekali tidak dapat ditinggali lagi.

Sejumlah warga setempat menuturkan, dimana untuk makanan dan minuman mereka merasa cukup karena sudah ada dapur umum yang didirikan di beberapa titik, namun mereka juga berharap adanya bantuan pakaian dan air bersih.

BACA  Giliran Bulango Utara Diterjang Banjir, Warga Diminta Waspada

“Kalau makan, minuman dan obat-obatan torang alhamdulillah cukup karena ada dapur umum deng posko kesehatan. Torang juga butuh pakaian deng air bersih, karena torang pe pakaian so ta timbun lumpur samua,” ujar Ibu Lina (warga Desa Mamungaa Timur).

Selain itu ada puluhan personel TNI-Polri dikerahkan untuk membantu warga membersihkan material banjir di beberapa fasilitas umum dan rumah-rumah warga, bahkan tak ketinggalan dari sejumlah komunitas dari berbagai wilayah di Gorontalo.(zul/hg)


Komentar