Kamis, 27 Januari 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Begini Peluang Pertanian Boalemo di Mata Legislator

Oleh Admin Hargo , dalam Legislatif , pada Rabu, 1 Desember 2021 | 21:05 PM Tag: , , ,
  Anggota DPRD Boalemo, Fatkurrohman

Hargo.co.id, GORONTALO – Peluang pertanian menjadi perhatian serius Anggota DPRD Boalemo, Fatkurrohman. Menurutnya, sektor satu ini harus lebih dimaksimalkan lagi, untuk pemulihan ekonomi akibat dampak Covid-19.

“Saya melihat ini sebuah peluang yang seharusnya kita maksimalkan lagi. Banyak tanaman komoditi yang bisa kita andalkan selain jagung. Contohnya, durian dan jeruk,” kata Fatkurrohman, kepada Hargo.co.id, Rabu, (01/12/2021).

Namun kata kader PPP itu, bukan berarti petani harus meninggalkan tanaman komoditi jagung. Tapi, disarankan agar menanam tanaman produktif lainnya, guna meningkatkan pendapatan ekonomi.

“Daripada kita hanya mengambil dari luar Daerah. Kita kan punya potensi yang sama dengan Daerah lain. Kenapa tidak kita tingkatkan produksi pertanian kita sendiri, banyak kok yang bisa,”tuturnya.

Anggota Komisi II Legislator Boalemo itu berkata, semua pihak harus menyatukan pandangannya untuk pertanian Boalemo ke depan. Khususnya pengambil kebijakan di Daerah. Agar mendorong pertanian, guna kesejahteraan petani.

“Dengan begitu, apa yang diharapkan, dapat terwujud seiring berjalannya waktu. Saya pribadi sangat optimis. Saya juga sudah beberapa kali mengusulkan hal ini ke Dinas Pertanian, bila perlu menyiapkan bibitnya sebelum musim tanam,”ujarnya.

Menurut Legislator Dapil Dulupi-Wonosari itu, jika hal tersebut  terealisasi, ini juga selaras dengan program nasional. Apalagi untuk tanaman durian sendiri. Tanaman tahunan tersebut dinilai dapat mengurangi dan meminimalisir bencana banjir.

“Menanam pohon itu kan bermanfaat untuk kesuburan bumi. Bedanya, kalau pohon durian dia produktif. Bernilai ekonomis yang tentunya dapat mengangkat perekonomian masyarakat petani itu sendiri,” pungkas Fatkurrohman. (***)

 

Penulis : Abdul Majid Rahman

(Visited 13 times, 1 visits today)

Komentar