Minggu, 17 Oktober 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Begini Reaksi Gubernur Gorontalo Soal Mensos Tunjuk-tunjuk Warganya

Oleh Admin Hargo , dalam Advertorial Gorontalo Headline , pada Jumat, 1 Oktober 2021 | 20:05 PM Tag: ,
  Gubernur Gorontalo Rusli Habibie saat diwawancarai wartawan, Jumat (01/10/2021). (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Aksi Menteri Sosial (Mensos) Risma, menunjuk nunjuk pendamping PKH saat berkunjung ke Gorontalo yang sempat direkam dan viral di berbagai media sosial, menimbulkan reaksi ketersinggungan bagi Gubernur Rusli Habibie.

Orang nomor satu di Provinsi Gorontalo itu mengaku merasa prihatin dan tersinggung dengan sikap Mensos yang marah-marah di kampung halaman yang dipimpinnya selama dua periode.

Menurut Rusli Habibie, sikap Mensos Risma tidak patut dilakukan. Dimana selain seorang Ibu, Risma yang berpangkat sebagai Menteri telah memberi contoh buruk bagaimana seorang pejabat negara bersikap.

“Saya saat melihat video itu sangat prihatin. Saya tidak memprediksi seorang Ibu Menteri, Sosial lagi, memperlakukan seperti itu. Contoh yang tidak baik,” ungkap Rusli Habibie kepada Wartawan usai menghadiri acara Survei Indeks Kepuasan Masyarat Terhadap Kinerja Pemerintah di Hotel Maqna, Jumat (01/10/2021).

Selain itu Gubernur juga mengingatkan Risma untuk menjaga sikap di depan rakyat, terlebih saat berkunjung ke kampung orang. Karena menunjuk nunjuk dan memarahi seorang pendamping PKH dengan emosional sangat membuat hati Rusli Habibie sedih.

“Pangkat, jabatan harus kita jaga. Tidak ada artinya pangkat ini semua kita tinggalkan. Kalaupun toh dia salah ya dikoreksi, di depan umum lagi,” sambung Rusli Habibie.

Gubernur Gorontalo itu juga mengaku baru memperoleh informasi terkait Mensos Risma yang marah- marah belakangan. Karena pada saat itu Mensos bersama Pemerintah Provinsi, Kabupaten dan Kota sedang melakukan pemadanan data. Sementara Gubernur Rusli Habibie di saat bersamaan sedang mendampingi Menko Perekonomian Airlangga Hartarto ke Kabupaten Boalemo.

Belakangan ia baru mengetahui dari salah satu pendamping PKH yang menjelaskan ada warganya yang terdata tapi saldonya kini tidak pernah lagi terisi. Hal itu diduga membuat Mensos Risma marah.

“Pendamping PKH itu menyampaikan kepada Ibu Menteri ada nama-nama ini saldonya kosong, karena informasinya sudah dicoret, Itu yang bikin darahnya naik. Boleh lah emosi tapi jangan kelakuan seperti itu dong. Itu Pegawai saya, meskipun dia Pegawai rendahan, tapi manusia juga. Saya alumni STKS, tahun 80-an sudah kenal Menteri Nani Soedarsono, para Dirjen, tapi tidak ada yang sikapnya begitu. Saya tersinggung, saya enggak terima,” tegas Rusli Habibie.

Secara khusus, Gubernur Rusli Habibie meminta agar Presiden Jokowi mengevaluasi sikap Risma yang dalam banyak kesempatan selalu emosional, apalagi aksinya kadang viral dan buat heboh warga Gorontalo.

“Tolonglah, mumpung Pak Presiden juga bisa lihat di Youtube, di mana-mana karena sudah ribut. Memperingati stafnya karena seperti itu,” tutup Rusli Habibie.(*)

Penulis: Zulkifli Polimengo

(Visited 382 times, 1 visits today)

Komentar