Rabu, 20 Oktober 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Belahan Jantungku, Cerita Kehamilan Andien

Oleh Berita Hargo , dalam LifeStyle , pada Jumat, 23 Desember 2016 | 18:00 PM Tag: ,
  

JAKARTA, Hargo.co.id – Bukannya memilih istirahat untuk persiapan kelahiran anak pertamanya, Andien, 31, justru merilis single. Penyanyi yang hamil sembilan bulan itu meluncurkan Belahan Jantungku, sebuah lagu karya Tulus.

’’Di usia kandungan ini, saya banyak keinginan berkarya. Buat lagu ini itu. Tapi, single yang ditulis Tulus itu yang jadi prioritas aku,’’ katanya di Kemang, Jakarta Selatan, kemarin (22/12).

Single tersebut menjadi prioritas karena menuturkan kisahnya selama mengandung. Kebetulan, sebelum lagu itu tercipta, mereka memang punya keinginan menggarap proyek bersama.

’’Kami memang niat ketemu untuk bikin lagu bareng. Tapi, enggak spesifik lagu apa. Saya datang ke rumah Mbak Andien untuk cari inspirasi,’’ cerita Tulus, 29.

Tidak kurang dari dua jam mereka habiskan mengobrol ngalor ngidul di halaman belakang rumah Andien. Harapannya, ide datang dan lagu segera dibuat. Sayangnya, inspirasi tidak kunjung datang.

Yang ada, mereka malah kepanasan terlalu lama berjemur. Akhirnya mereka masuk rumah. Tulus meminta Andien memperlihatkan kamar bayi yang disiapkan.

’’Saya bilang kamar masih kosong. Dan setelah dia lihat memang kosong,’’ kata Andien.

Tulus, lalu meminta izin berdiam diri di kamar tersebut. ’’Saya pikir dia memang mau house tour dan mau ngadem sebentar di kamar. Tahunya, 15 menit kemudian dia turun dengan voice note dan secarik kertas. Dia bilang lagunya sudah jadi,’’ tutur istri Irfan ’’Ippe’’ Wahyudi itu.

Andien mendengarkannya. Berkali-kali dia putar ulang. Setiap mendengarkan, dia menangis. Teman-teman terdekat Andien ternyata juga menangis begitu lagu tersebut dimainkan. ’’Entah ini efek hormon kehamilan atau bagaimana.

Tapi, saya menangis karena cerita lagu itu personal sekali. Ditulis oleh orang yang ngerti saya dan jalan cerita saya,’’ ungkap pelantun Sahabat Setia itu.

Andien langsung semangat untuk menjadikan lagu tersebut sebuah single pemungkas sebelum dirinya cuti bersalin. Karena mengerjakan lagu itu dalam kondisi hamil delapan bulan, Andien sempat merasa kesulitan. Terutama saat mengatur napas.

’’Enam bulan saja kan sudah engap. Tapi, karena saya melakukan hal yang saya sukai, jadi happy. Paling napas agak ngos-ngosan saat rekaman,’’ terangnya.

Menurut Andien, single tersebut akan menjadi bagian dari metamorfosisnya. Nanti ada cerita hidupnya yang diceritakan lagu. Jika lagu sekarang berkisah tentang kehamilan, mungkin saja lagu berikutnya bercerita soal pengalaman sebagai ibu baru. (and/c4/ayi/hargo)

Trivia:

• Single itu sengaja dirilis pada Hari Ibu karena memang didedikasikan untuk para calon ibu dan ibu-ibu seluruh Indonesia.

• Kendati jauh lebih senior di dunia musik, Andien sama sekali tidak merasa keberatan vokalnya di-direct langsung oleh Tulus.

• Nikita Dompas ditunjuk sebagai co-producer. Menurut Andien, Nikita ibarat suaminya di bidang musik. Mereka bekerja sama bahkan sejak dirinya masih SMP.

(Visited 2 times, 1 visits today)

Komentar