Belajar dari Pasar Malingkapoto, Pembangunan Pasar Atinggola Harus Maksimal

Rapat evaluasi program oleh Komisi II DPRD Gorut bersama OPD yang menjadi mitra kerja.

Hargo.co.id, GORONTALO – Belajar dari pembangunan Pasar Modern Malingkapoto, pembangunan Pasar Atinggola harus maksimal. Penegasan ini disampaikan Anggota DPRD Gorontalo Utara (Gorut), Gustam Ismail guna mengingatkan kepada Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag).

“Belajar dari pengalaman terdahulu terkait pembangunan Pasar Modern Molingkapoto yang akhirnya bermasalah hukum. Tentu hal tersebut tidak kita inginkan bersama akan terulang lagi. Olehnya diharapkan agar pembangunannya dilaksanakan secara maksimal dan sesuai dengan regulasi yang mengatur termasuk Juknis-nya,” kata Gustam Ismail.

Pembangunan Pasar Atinggola tersebut menggunakan anggaran yang berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) yang tentunya memiliki Juknis tersendiri pula dalam menjalankannya.

“Terkait dengan hal tersebut, OPD terkait diharapkan dapat menjalankannya sesuai dengan juknis yang dikeluarkan oleh kementrian terkait. Berikut juga terhadap tahapan pelaksanaannya juga harus diperhatikan,” tegasnya.

Pasalnya dalam pengelolaan DAK ada waktu yang diatur terkait dengan proses pencairan dana. “Jika tidak maka tentu konsekuensinya adalah anggaran tersebut tidak akan ditransfer ke daerah dan tentu terhadap pelaksanaan pekerjaan tersebut akan terbengkalai,” ujarnya.

Untuk itu, Gustam Ismail berharap kepada Dinas Koperindag dapat bekerja lebih maksimal lagi. “Begitu juga untuk OPD lain yang juga memiliki pekerjaan dan anggarannya berasal dari DAK diharapman untuk dapat maksimal dalam melaksanakan pengawasan dan juga tahapan pelaksanaan sesuai juknis dan regulasi,” tandasnya. (abk/hg)

-