Sabtu, 8 Agustus 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Bendera PDIP Dibakar, Tjahjo Kumolo Bilang Begini

Oleh Tirta Gufrianto , dalam Kabar Nusantara Kabar Politik , pada Kamis, 25 Juni 2020 | 20:05 WITA Tag: ,
  Mantan Sekjen DPP PDIP Tjahjo Kumolo. Foto: dok JPNN.com


Hargo.co.id, JAKARTA – Mantan Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo angkat suara menanggapi aksi pembakaran bendera partai berlambang banteng moncong putih itu.

Seperti yang dilansir JPNN.com, Pembakaran diduga dilakukan sejumlah oknum pada aksi unjuk rasa menolak RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta, Rabu (24/6) kemarin.

Tjahjo menegaskan, wajib bagi seluruh kader PDIP meminta kepolisian mengusut kasus tersebut hingga tuntas.

BACA  Sri Mulyani Optimis Indonesia Bisa Hindari Ancaman Resesi

Permintaan menurutnya tidak cukup hanya dilakukan kader yang berada di kota-kota besar. Namun hingga ke tingkat-tingkat ranting.

“Menyikapi pembakaran Bendera PDIP saat demo di DPR, pengurus anak ranting, DPC, DPD dan Fraksi PDIP se-Indonesia wajib mendatangi dan menyampaikan permintaan ke Polres dan Polda se-Indonesia, untuk mengusut, menangkap dam memproses secara hukum pembakar bendera partai,” ujar Tjahjo di Jakarta, Kamis (25/6).

BACA  Info Penting dari MenPAN-RB, Seluruh PNS Wajib Tahu

Tjahjo menegaskan, seluruh kader wajib meminta hal tersebut ke kepolisian, mengingat bendera yang dibakar sejumlah oknum tersebut merupakan lambang partai.

Karena itu kehormatannya wajib dijaga seluruh kader.

“Bendera adalah lambang partai yang harus dijaga kehormatannya oleh anggota dan Kader partai,” ucapnya.

Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi ini menyebut, pernyataannya dikemukakan dalam kapasitas sebagai anggota kader partai yang dikenal dengan jargon partai wong cilik tersebut. (gir/jpnn/hg)

BACA  Pimpin Beringin Pohuwato, Nasir Giasi Menang Aklamasi

 

 

 

 

*) Artikel ini telah diterbitkan oleh JPNN.com dengan judul: “Bendera PDIP Dibakar, Tjahjo Kumolo Minta Seluruh Pengurus Partai Bergerak“. Pada edisi Kamis, 25 Juni 2020.

Komentar