Kamis, 29 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Bendungan Datahu Dibiarkan Ambruk

Oleh Fajriansyach , dalam Metropolis , pada Jumat, 22 Desember 2017 | 12:49 WITA Tag: ,
  


Hargo.co.id Gorontalo – Cuaca ekstrim yang melanda Gorontalo di penghujung tahun 2017 mengakibatkan sebuah sebuah bendungan di Dusun Lalunga, Desa Datahu, Kecamatan Tibawa, hancur lebur.

Bendungan yang dibangun sejak tahun 1971 itu runtuh dan hingga kini belum ada penanganan. Bahkan dari pantauan Gorontalo Post, kerusakannya makin bertambah parah.

BACA  Terduga Pelaku Pencuri Sepeda Motor di Isimu Berhasil Dibekuk

Informasi yang dirangkum Gorontalo Post, sejak tahun 2015 memang sudah terlihat banyak keretakan di bendungan tersebut. “Saya sudah memberitahu ke pemerintah, namun tidak ada penanganan,” ungkap Yasin Olowa, juru pengairan bendungan DI Molalahu, yang ditemui kemarin, Kamis (21/12).

Bendungan yang mengaliri persawahan warga di lima Desa Kecamatan Tibawa tersebut sangat dibutuhkan oleh para petani setempat. Kepala Desa Datahu, Mohamad Pateda menyatakan, dia sudah melayangkan surat pemberitahuan kepada instansi terkait mengenai permasalahan ini bekerja sama dengan pihak kecamatan. “Masyarakat sudah bergotong royong untuk penanganan sementara. Namun, karena banjir susulan, karung yang berisi pasir yang dibuat masyarakat ikut terbawa arus,” terang Mohamad.

BACA  Tim Resmob Rajawali Ringkus Dua Pelaku Pencurian di Kota Gorontalo

Terpisah, Balai Wilayah Sungai Sulawesi II Gorontalo, Olden Winarto, menyatakan, pihaknya baru mengkroscek bahwa ada pemberitahuan dari pemerintah desa dan kecamatan Tibawa.

BACA  Polisi Musnahkan Bahan Baku dan Miras di Bone Bolango

“Kami masih akan mengecek bendungan itu termasuk di wilayah kami atau tidak,” terang Olden sembari menambahkkan bahwa pihaknya masih akan menelaah perencanaan perihal bendungan tersebut.(tr-58/hg)

 


Komentar