Minggu, 13 Juni 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Beredar Kabar DPRD Gorontalo Utara Digugat PT. GAB

Oleh Alosius M. Budiman , dalam Legislatif , pada Jumat, 28 Mei 2021 | 22:05 WITA Tag: , ,
  Ketua DPRD Gorontalo Utara, Djafar Ismail


Hargo.co.id, GORONTALO – Beredar kabar tak enak diterima langsung oleh Ketua DPRD Gorontalo Utara (Gorut), Djafar Ismail dari sumber yang terpercaya terkait dengan gugatan pihak PT. Gorontalo Alam Bahari (GAB). DPRD Gorontalo Utara masuk tergugat 3 atau terlapor 3 terkait dengan pemutusan hubungan kerja yang telah dilakukan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) terhadap PT. GAB beberapa waktu lalu.

Dalam keterangan yang disampaikannya dihadapan beberapa awak media, ketika PT. GAB memperkarakan DPRD Gorontalo Utara di PTUN, maka itu dapat dikatakan salah alamat. 

“Karena selama ini, DPRD Gorontalo Utara tidak pernah mengeluarkan surat keputusan terkait dengan apapun itu termasuk terhadap pemutusan hubungan kerja,” tegas Djafar Ismail.

Disampaikan bahwa, yang dilakukan oleh DPRD hanyalah sebatas pada rekomendasi atas pengelolaan objek wisata Pulau Saronde. 

“Rekomendasi tersebut dengan maksud untuk melakukan kerjasama yang lebih baik lagi dalam artian agar manajemen pengelolaan wisata yang ada di Gorontalo Utara harus lebih profesional dan lebih baik lagi,” kata Djafar Ismail.

Namun demikian, Djafar Ismail dengan lugas mengatakan bahwa terhadap langkah yang ditempuh oleh pihak PT. GAB tersebut, tetap dihargai oleh pihaknya. Siap mengikuti proses ataupun prosedur jika memang itu benar adanya. 

“Tentunya langkah yang ditempuh oleh PT. GAB itu kita hargai dan kita akan tunggu saja prosesnya. Nantinya ketika kita di DPRD akan dimintai keterangan, maka kami siap untuk memberikan keterangan yang dibutuhkan,” kata politisi senior PDI Perjuangan tersebut.

Bagi Djafar, ketika pihaknya dipanggil ataupun dibutuhkan untuk dimintai keterangannya, pihaknya akan selalu siap dan akan memberikan penjelasan terkait dengan rekomendasi yang dikeluarkan oleh DPRD Gorontalo Utara. 

“Dan kalau kita tidak berikan rekomendasi tersebut, sampai kapanpun, terhadap seluruh potensi wisata yang ada di Gorontalo Utara ini, tidak dapat memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang maksimal,” kuncinya. (abk/adv/hargo)

BACA  Tak Perlu Galau, Hak Angket Hanya Menelusuri yang Disembunyikan

Komentar