Senin, 21 Juni 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Beringin Boalemo Tak Ajukan Rensi Makuta. Bakal Ada PAW?

Oleh Aslan , dalam Headline Kabar Politik , pada Selasa, 17 Juli 2018 | 14:00 WITA Tag: ,
  


Hargo.co.id, GORONTALO – Ada cerita menarik dari pendaftaran Partai Golkar Boalemo ke KPU setempat. Yakni, sudah tak mengajukan lagi nama Aleg Golkar Rensi Makuta yang juga istri Buapati Boalemo, Darwis Moridu.

Padahal, pada Pemilu 2014 lalu, Rensi Makuta merupakan perwakilan Golkar dari Dulupi Cs. Keputusan Golkar tak lagi mengakomodir Rensi Makuta diamini Ketua DPD II Golkar Lahmudin Hambali.

“Ibu Rensi Makuta, sudah menyerahkan pengunduran diri sebagai kader Golkar, sehingga kami dari DPD II Golkar tidak lagi kita rekomendasinya sebagai Bacaleg Golkar,” kata Lahmudin Hambali.

Mantan Wakil Bupati Boalemo yang kini mendaftarkan diri sebagai Bacaleg DPRD Boalemo itu mengatakan, dengan pengunduran diri Rensi Makuta dari pengurus dan keanggotaan Partai Golkar di Boalemo, maka DPD II Golkar juga berhak untuk menarik keanggotaan Rensi sebagai Aleg DPRD Kabupaten Boalemo.

BACA  Target Ibadah Haji Tahun Depan, Warga Gorontalo Naik Sepeda ke Mekah  

“Ibu rensi sudah keluar dari Golkar, dan saat ini terinformasi sudah bergabung dengan salah satu Parpol, dan kami tidak bisa menahannya. Karena ini adalah pilihan dari yang bersangkutan, yang bisa kami lakukan adalah memproses Pergantian Antar Waktu (PAW) terkait keanggotaan ibu Rensi sebagai Aleg di DPRD Boalemo, dan besok kita akan menyurat PAW tersebut,” kata Lahmudin.

Keputusan ini, kata Lahmudin jiga sudah dirapatkan secara internal oleh DPD II Golkar Boalemo.

Ketika ditanya, apakah mundurnya Rensi Makuta dari keanggotaan Golkar akan berpengaruh pada bentuk dukungan Golkar terhadap pemerintahan Bupati Darwis Moridu dan Wakil Bupati Anas Yusuf saat ini? Sehubhngan karena Rensi Makuta juga merupakan istri dari Bupati Boalemo Darwis Moridu, Lahmudin Hambali dengan diplomatis menjawabnya.

BACA  Menuju Porwanas di Malang, PWI Gorontalo Siap Pantau JMSC

“Sejak awal DPD II Golkar Boalemo menyatakan sikap mendukung pemerintahan DAMAI, karena ada figur Ibu Rensi dalam tubuh DPD II Golkar. Sehingga langkah memilih mundur dari Golkar yang menjadi pilihan Ibu Rensi, secara tidak langsung, berarti beliau juga menginginkan agar Golkar tidak lagi mendukung Pemerintahan DAMAI, itu sikap kita, dan Golkar hanya mengikuti resonansi ini,” jelasnya.

Lanjut katanya, Golkar hidup dan bertahan dari dulu hingga saat ini, bukan karena satu atau dua figur saja. Tetapi ada banyak figur potensial Golkar sehingga mundurnya satu figur, tidak akan lantas membuat Golkar merosot. Rakyat tentu bisa menilai kualitas masing masing.

“Kami DPD II Golkar tidak ingin takabur, kami tidak ingin sesumbar, namun kami juga sama sekali tidak goyah apalagi berkecil hati. Golkar biasa ditinggalkan dan Golkar tidak pernah runtuh hanya karena ditinggalkan satu atau dua kadernya,” kata Lahmudin.

BACA  Dreambox, Tempat Nongkrong Kekinian Berkonsep Mengenang Impian

Dilanjutkannya pula, dalam komposisi Bacaleg Golkar untuk kursi DPRD Boalemo saat ini, seluruh Bacaleg direkrut dari pengurus Partai yang ada di daerah.

“Semua Bacaleg adalah pengurus Parpol, tidak ada ‘transferan’ dari Parpol manapun,” kata Lahmudin.

Lahmudin melanjutkan pula, dalam target ke depan, pada Pileg 2019 mendatang, DPD II Golkar Boalemo akan berupaya mempertahankan kursi DPRD Provinsi Gorontalo.

Sayangnya, ketika Gorontalo Post mengkonfirmasi hal ini kepada Rensi Makuta kemarin tidak dapat terhubung. Pesan singkat yang dikirimkan ke nomor seluler bersangkutan belum mendapat jawaban. (gip/gp/hg)


Komentar