Selasa, 13 April 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Beringin Mulai Beber Nama Caleg di Dapil VI, Ini Datanya

Oleh Jamal De Marshall , dalam Gorontalo Headline Kabar Politik , pada Kamis, 5 Juli 2018 | 16:19 WITA Tag: ,
  


Hargo.co.id, GORONTALO – Saat ini para bakal calon anggota legislatif (Caleg) tengah berjibaku dengan mengurus kelengkapan berkas. Mereka akan berkompetisi pada Pemilu legislatif 2019 dari berbagai Parpol dan daerah pemilihan (Dapil).

Nama mulai bermunculan untuk ditempatkan pada deretan daftar Caleg Parpol, meskipun masih ada yang merahasiakan. Seperti halnya bakal Caleg Partai Golkar dari Dapil VI (Pohwato-Boalemo) untuk DPRD Provinsi, kini muncul sejumlah nama.

Pimpinan Parpol berlambang beringin ini, terpaksa harus melakukan pembicaraan khusus. Maklum, Dapil VI terdiri dua kabupaten (Pohuwato dan Boalemo), sehingga penempatan nomor urut di kertas suara serta jumlah Caleg, perlu ada kesepakana dari mereka.

Ketua DPD II Partai Golkar Pohuwato, Syarif Mbuinga menjelaskan jika nama Caleg merupakan wewenang pimpinan organisasi di level provinsi. Namun ketika ditanya soal usulan nama yang disodorkan ke DPD I Partai Golkar, Syarif Mbuinga langsung membeberkan.

BACA  Agung Sugiarto: Pelatihan Jurnalistik Dan Fotografi Penting di Era Digital 4.0

“Golkar Pohuwato mengusulkan enam nama yakni dua incumbent, ibu Suharsi Igirisa dan ibu Nikma Tahir. Empat nama lainnya adalah Fahmi Mopangga, Anton Lahay, Tahir Yusuf dan Daeng Irfan. Ini usulan, terkait penetapannya itu tergantung DPD I yang mendapat persetujuan dari DPP Partai Golkar,” kata Syarif Mbuinga seraya menambahkan jika nama-nama tersebut juga disertai figur muda.

Kenapa hanya enam nama? Bukankan Dapil VI terdiri dari 11 kursi? Syarif Mbuinga menjelaskan bahwa dirinya sudah ada kesepakatan dengan DPD II Golkar Boalemo tentang jumlah Caleg. Disepakati bahwa Golkar Pohuwato mendapat enam jatah untuk diusulkan sementara Golkar Boalemo lima jatah.

“Selain kesepakatan di atas, juga ada kesepakatan terkait nomor urut. Pada Pemilu legislatif 2019 mendatang, kader Golkar Boalemo dari Dapil VI untuk DPRD provinsi berada pada nomor ganjil. Sementara Pohuwato kelak akan ditempatkan pada nomor genap. Karena jatah Pohuwato lebih banyak, maka pada nomor urut 10 dan 11 akan ditempati kader Golkar dari Pohuwato,” jelas Syarif Mbuinga.

BACA  Pengda IOF Gorontalo Sambangi KPM di Tibawa

Dihubungi secara terpisah, Ketua DPD II Golkar Boalemo, Lahmudin Hambali membenarkan adanya kesepakatan itu. Hanya saja, menyangkut lima nama yang disodorkan, Lahmudin Hambali masih merahasiakan.

“Saya tak punya wewenang untuk membeberkan nama-nama itu. Karena ini Caleg DPRD Provinsi, maka yang berhak mengeluarkan nama yakni DPD I Provinsi Gorontalo,” jawab Lahmudin Hambali.

Namun jika mengacu dari incumbent atau anggota DPRD Provinsi dari Dapil Pohuwato-Boalemo yang berdomisili di Boalemo, kemungkinan besar nama Ulul Azmi Kadji dan I Wayan Sudiarta akan tercantum di kertas suara.

BACA  PT. Pindad Serahkan 5 Unit Ventilator ke Pemprov Gorontalo

Selain itu, keinginan Ketua DPRD Boalemo, Oktohari Dalanggo untuk naik kasta ke DPRD Provinsi Gorontalo, bakal melengkapi nama-nama kader beringin dari Boalemo. Namun yang tak kalah menariknya, isu beredar ada nama Hartati Moha yang diusulkan oleh Beringin Boalemo. Hartati Moha adalah istri mantan Ketua DPD II Golkar Boalemo, Rum Pagau yang juga mantan bupati setempat.

Satu nama lagi masih menjadi teka teki. Hanya saja, kalau dilihat dari usulan Pohuwato yang mana hanya ada dua perempuan, ditambah isu hadirnya Hartati Moha, maka nama yang terakhir kemungkinan perempuan. Itu untuk memenuhi kuota 30 persen dari 11 Caleg.

Siapakah dia, akan terungkap dalam waktu tiga hari ke depan. Terinformasi, pengesahan Caleg akan berlangsung di DPP Partai Golkar pada Jumat (06/07/2018) mendatang. (nrt/jdm/hg)


Komentar