Selasa, 30 November 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Berkas 26 Calon Anggota DPD Belum Lengkap, Ini Langkah KPU

Oleh Admin Hargo , dalam Kabar Politik , pada Sabtu, 21 Juli 2018 | 20:40 PM Tag: ,
  

Hargo.co.id, GORONTALO – Ada yang menarik dari hasil verifikasi berkas calon anggota DPD RI oleh KPU Provinsi Gorontalo. Yakni, sebanyak 26 berkas calon anggota DPD yang belum memenuhi syarat. KPU lantas mengumpul mereka guna diberi penjelasan dan menyerahkan kembali berkas guna dilengkapi.

Informasi yang berhasil dirangkum, hingga saat ini baru enam orang calon anggota DPD yang memenuhi syarat. Masih ada 26 calon yang mesti berjibaku untuk melengkapi syarat calon dan syarat dukungan, bila tidak ingin digugurkan oleh KPU.

Hal ini terungkap setelah KPU Provinsi Gorontalo memaparkan hasil verifikasi berkas syarat pencalonan DPD, di kantor KPU, kemarin (20/07/2018).

Ketua KPU Provinsi Gorontalo Fadliyanto Koem saat memaparkan hasil verifikasi berkas yang didampingi oleh komisioner KPU lainnya mengemukakan, 26 orang calon DPD yang belum memenuhi syarat pencalonan.

Itu terdiri dari 13 orang yang belum memenuhi syarat dukungan, diantaranya jumlah dukungan KTP yang belum mencapai 1.000 orang. Kemudian 13 calon DPD lainnya belum memenuhi syarat calon.

“Umumnya belum melengkapi legalisir ijazah, surat keterangan dari pengadilan dan surat kesehatan,” ujar Fadliyanto Koem.

Dia mengatakan, dari hasil verifikasi berkas, baru 6 calon  yang berkas pencalonannya sudah lengkap. Sayangnya, Fadliyanto tidak bersedia merinci 6 nama calon yang sudah lolos pencalonan itu. Apakah enam orang yang sudah lengkap adalah empat diantaranya petahana.

“Nanti sekalian saja saat kita menutup tahapan perbaikan berkas. Karena yang belum lengkap masih ada waktu untuk melengkapi dan memperbaiki yang kurang,” jelasnya.

Fadliyanto Koem mengemukakan, bagi calon DPD yang belum memenuhi syarat, KPU hanya memberikan waktu untuk memperbaiki syarat pencalonan selambat-lambatnya 24 Juli 2018 pukul 20.00.

“Untuk penyampaian perbaikan dokumen ini, dikarenakan variannya beragam, maka KPU hanya menyampaikan karakter-karakter perbaikannya saja yang belum memenuhi syarat,” jelasnya.

Dia memastikan, bila calon tidak melengkapi syarat calon dan syarat dukungan, maka calon tersebut secara otomatis tidak lolos dan dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS).

“Karena setelah itu, tidak ada lagi perbaikan. Selanjutnya kami akan menetapkan dan mengumumkan calon yang resmi maju ke Pemilu 2019,” tutup Fadliyanto. (tr59/gp/hg)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar