Rabu, 16 Juni 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Berkeliaran di Tempat Umum, ODGJ di Kota Gorontalo Perlu Ditertibkan 

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Headline , pada Sabtu, 5 Juni 2021 | 00:05 WITA Tag: , ,
  Salah satu ODGJ yang terlihat berkeliaran di Jalan Agus Salim, Kota Gorontalo (Foto: Rita Setiawati /HARGO)


Hargo.co.id, GORONTALO – Belakangan ini, Orang Dengan gangguan Jiwa (ODGJ) banyak yang berkeliaran di tempat umum di Kota Gorontalo. Itu lantas membuat khawatir warga, karena sering marah tanpa sebab yang ujung-ujungnya menyerang warga yang tak bersalah. 

Biasanya mereka berkeliaran di sekitar Jalan Agus Salim, Jalan Jendral Sudirman, Pusat Pertokoan, Lapangan Taruna Remaja dan lainnya. Ini lantas memunculkan ide agar ODGJ perlu ditertibkan. Perlu diingat bahwa beberapa bulan lalu di Jalan Kenangan ada korban diserang ODGJ dan meninggal dunia. 

Lalu bagaimana sikap Pemkot Gorontalo? Melalui Kabid Rehabilitasi Sosial dan Perlindungan Jaminan Sosial, Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Gorontalo, Endang Hulumudi, SH, pihaknya sudah melakukan penertiban beberapa kali sejak 2021. 

“Selama 2021 kami sudah 3 kali dilakukan penertiban bersama Dinas Kesehatan, dan melibatkan berbagai sektor lainnya. Setelah ditertibkan tentunya ODGJ tersebut kami serahkan ke Dinas Kesehatan untuk dilakukan pemeriksaan,” kata Endang Hulumudi.

Lanjut katanya, ketika hasil pemeriksan butuh rehabilitasi, maka Dinas Sosial dan Tenaga Kerja melakukan rehabilitasi lanjutan. Mereka dimasukkan ke instalasi jiwa di RSUD Tombulilato yang berada di Bone Bolango.

“Ketika sudah direhabilitasi, namun ODGJ tidak bisa sembuh, maka akan dikembalikan ke Dinas Sosial untuk dirawat karena mereka termasuk orang terlantar. Tidak punya keluarga atau mungkin tidak bisa diterima di lingkungan keluarga sehingga menjadi kewenangan Dinas Sosial,” kata Endang Hulumudi.

Lalu bagaimana dengan ODGJ yang tengah berkeliaran di Kota Gorontalo? Endang Hulumudi mengungkapkan jika ODGJ yang berkeliaran di Kota Gorontalo bukan hanya berasal dari Kota Gorontalo saja. 

“Jumlah ODGJ yang ada di Kota Gorontalo sebanyak 4 orang yang selebihnya itu dari luar Kota Gorontalo. Dan ketika ditemukan ODGJ tersebut dari luar Kota Gorontalo, maka kami akan berkoordinasi dengan kabupaten/ kota daerah asal ODGJ tersebut,” ungkap Endang Hulumudi.

Jika ODGJ yang ditemukan berasal dari luar daerah Provinsi Gorontalo maka akan difasilitasi oleh provinsi untuk memulangkan ODGJ tersebut. Namun hal ini harus dilakukan dengan ekstra ketat penangannya, karena yang bersangkutan mengalami gangguan jiwa, jadi harus dipastikan terlebih dahulu apakah di tempat asal ODGJ tersebut bisa diterima atau tidak oleh keluarganya (rita/hargo)

BACA  Bahas Optimalisasi Jamsostek, Deputi BPJS Ketenagakerjaan Temui Wagub Gorontalo

Komentar