Berkeliaran Selama Tiga Bulan, ‘Kiprah’ Dua Sejoli Berakhir

Hargo.co.id, GORONTALO – ‘Kiprah’ dua sejoli yang menjadi tersangka pembobol rumah, telah berakhir. Keduanya bebas berkeliaran selama tiga bulan setelah membobol rumah di Desa Tinelo, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo, pada (10/07/2019) lalu.

Tim Reserse Mobile (Resmob) Polda Gorontalo akhirnya berhasil meringkus kekduanya masing-masing berinisial MU (25), warga Desa Labanu Kecamatan Tibawa, dan MA (26), warga Kelurahan Hunggalua Kecamatan Limboto Kabupaten Gorontalo.

MU dan MA merupakan sepasang suami-isteri, berhasil diringkus oleh Tim Resmob Polda Gorontalo pada Rabu (09/10/2019) pukul 20.00 wita. Keduanya ditangkap di rumah masing-masing.

Ketua Tim Resmob Polda Gorontalo, Ipda Sucipto Amboy SH menjelaskan, penangkapan keduanya berdasarkan laporan dari korban Roy Hamrain. Korban melaporkan jika rumahnya telah dibobol maling saat ditinggal pergi Salat Magrib di masjid. Atas kejadian itu korban mengalami kerugian sebesar Rp 23 juta.

Dua sejoli yang merupakan tersangka pembobol rumah akhirnya diringkus polisi. (Foto Istimewa)

“Berdasarkan hasil penyelidikan, kami akhirnya berhasil mengidentifikasi hingga meringkus pelaku satu persatu. Saat kami interogasi sepasang suami-isteri ini mengaku sudah melakukan aksinya berulang kali di tempat berbeda,” nya.

Lanjut katanya, modus operandi yang digunakan pelaku dalam kasus ini, yaitu terlebih dahulu mengamati targetnya yang akan meninggalkan rumah. Pelaku kemudian berpura-pura menjadi tamu dan mengucapkan salam, guna memastikan keberadaan penghuni rumah.

Setelah dipastikan tidak ada jawaban dari penghuni rumah, pelaku langsung menjalankan aksinya, dengan menggasak barang elektronik serta uang tunai yang mereka temukan.

Dari tangan kedua pelaku, Tim Resmob berhasil mengamankan barang bukti diantaranya 2 buah handphone dengan merk ternama, sebuah dompet, serta uang tunai sejumlah Rp. 850.000.

Polisi juga masih melakukan pencarian barang bukti lainnya, yang diakui pelaku telah dijual ke sejumlah penada.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, MU dan MA kemudian langsung digelandang ke Kantor Subdit III Jatanras Polda Gorontalo, guna proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. (zul/hg).

-