Kamis, 24 September 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Berpotensi Maladministrasi, Ombudsman Gorontalo ‘Tegur’ Dua Perusahaan Daerah

Oleh Rendi Wardani Fathan , dalam Gorontalo , pada Rabu, 18 Desember 2019 | 14:05 WITA
  


Hargo.co.id, GORONTALO – Pelayanan publik yang dilakukan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bone Bolango dan Kabupaten Gorontalo (Kabgor) mendapat ‘teguran’ dari Ombudsman Republik Indonesia perwakilan Provinsi Gorontalo. Pasalnya, dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) ini berpotensi melakukan maladministrasi.

Hal ini terungkap pada kegiatan diseminasi rapid assesment terkait evaluasi pelayanan air bersih PDAM Kabupaten Gorontalo dan Bone Bolango, yang dilaksanakan Ombudsman perwakilan Gorontalo, Selasa (17/12/2019) pagi, di hotel Maqna.

“Berdasar temuan kami setelah menerima aduan masyarakat Kabupaten Gorontalo, potensi maladministrasi kami temukan pada SOP yang tersedia masih menggunakan SOP tahun 2015, tidak memiliki kelengkapan maklumat pelayanan, sarana prasarana, pelayanan untuk kebutuhan khusus, sarana pengukur kepuasan dan informasi terkait standar layanan. Selain itu, sesuai dengan data laporan air produksi dan distribusi presentase kehilangan air sudah melewati batas kewajaran 20 perse dari total produksi,” ungkap kepala keasistenan, Wahyudin Mamonto kepada sejumlah wartawan.

BACA  Sinergitas Pemprov dan Korem 133 NWB Diharapkan Semakin Kuat

Sedangkan di PDAM Bone Bolango, lanjut Wahyudin, pada pemenuhan standar pelayanan, temuannya hampir sama dengan di Kabupaten Gorontalo. Hanya saja, Bone Bolango, kata Wahyudin, sudah menggunakan SOP terbaru.

“Untuk PDAM Bone Bolango, temuannya sama seperti PDAM Kabupaten Gorontalo. Bedanya, hanya di SOP. Dimana, PDAM Bone Bolango sudah menggunakan SOP terbaru,” tandas Wahyudin.

BACA  Imbauan Gubernur, Warga Tetap Taat Protokol Kesehatan

Ia berharap, temuan-temuan pihaknya itu ditindaklanjuti oleh PDAM Bone Bolango dan Kabupaten Gorontalo. “Kami minta segera diselesaikan demi pelayanan yang maksimal,” harap Wahyudin.

Temuan Ombudsman ini langsung mendapat tanggapan dari Direktur PDAM Bone Bolango, Yusar Laiya yang hadir pada kegiatan tersebut. Mengawali tanggapannya, Yusar menyampaikan ucapan terimakasih atas perhatian Ombudsman terhadap perusahaan yang dipimpinnya.

“Saat ini kami masih terus berupaya untuk menyempurnakan pelayanan. Sehingga, saya berterima kasih kepada Ombudsman yang telah memberikan kritikan dan masukkan atas temuan yang dilakukan saat menindaklanjuti keluhan publik, meski beberapa lembaga survey independen menyatakan bahwa kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kami sangat baik yang berujung pada reward yang kami terima. Temuan ini akan kami jadikan salah satu pintu menuju penyempurnaan pelayanan,” ujar Yusar.

BACA  Hasil Evaluasi BPKP, Pelaksanaan Pemerintahan di Gorontalo Cukup Baik

Senada dengan Yusar Laiya, Plt. Direktur PDAM Kabupaten Gorontalo, Erwan Tome juga menyampaikan terima kasih kepada Ombudsman.

“Terima kasih atas masukkannya. Temuan ini akan jadi fokus kami untuk meningkatkan pelayanan,” katanya.(rwf/hg)


Komentar