Selasa, 18 Januari 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Besok Subuh, CJH Gorontalo Bertolak ke Jeddah

Oleh Aslan , dalam Gorontalo , pada Jumat, 18 Agustus 2017 | 12:00 PM Tag: ,
  SIAP KE MAKAH - Jamaah hajia kloter 25 UPG embarkasi haji Gorontalo saat berada di asrama haji Kota Gorontalo, Kamis (17/8).

GORONTALO Hargo.co.id – Jamaah Calon Haji (JCH) asal Gorontalo mulai diberangkatkan ke tanah suci. Tadi malam (17/8), 449 JCH asal Kota Gorontalo yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 25 UjuAng Pandang (Upg) sudah dikarantina di asrama haji Embarkasi Haji Antara (EHA) Gorontalo. Selanjutnya, Sabtu (19/8) pukul 06.05 Wita, Kloter 25 UPG akan diberangkatkan ke Jeddah.

Sebelum bertolak ke Jeddah, 449 JCH Kloter 25 UPG akan diberangkatkan dari EHA Jalaluddin Gorontalo menuju Embarkasi Haji Hasanuddin Makassar. Pemberangkatan dijadwalkan pada Jumat (18/8) malam pukul 23.05 wita.

Sementara itu, JCH kloter 25 UPG menjadi rombongan jamaah haji pertama yang menempati asrama haji Gorontalo yang baru. Menariknya, fasilitas dan layanan di asrama haji yang baru ini setara dengan hotel bintang tiga.

Informasi yang dirangkum Gorontalo Post, asrama haji baru Gorontalo memiliki 120 kamar. Selain tersedia kasur spring, setiap kamar memiliki kunci elektrik. Setiap kamar dilengkapi pula dengan penyejuk ruangan (AC), kamar mandi dengan air panas dan dingin. Menariknya, setiap lantai dari lantai 1 hingga lantai 3 dihubungkan dengan lift. Demikian pula ruang makan yang ada sama dengan restauran yang ada di hotel bintang 3.

“Selama di asrama haji Gorontalo, para JCH mendapatkan fasilitas yang hampir sama dengan fasilitas di Mekkah nanti,” kata Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Provinsi Gorontalo Rusman Langke.

Pria yang menjabat Kakanwil Kemenag Provinsi Gorontalo itu mengatakan, fasilitas Hotel Haji Gorontalo ini sendiri merupakan salah satu fasilitas tambahan dari Kementerian Agama RI 2017. “Alhamdulillah dari 34 Provinsi hanya 7 Provinsi yang kebagian pembangunan Hotel haji. Gorontalo salah satu di antaranya,” tambahnya.

Lebih lanjut Rusman juga kembali mengingatkan kepada para calon jamaah haji Gorontalo, untuk terus menjaga kesehatan selama berada di Asrma Haji Gorontalo. “Jaga kesehatan, saling mengingatkan antar kawan satu kloter, dan semoga kita semua mendapat haji yang mabrur” sembari mendoakan kesehatan dan keselamatan para jamaah.
Sementara itu menjelang pemberangkatan satu jamaah JCH Kloter 25 UPG dikabarkan meninggal. Sehingga jamaah yang tadinya berjumlah 450 orang menjadi 449 orang.

Sebelum masuk asrama haji, rombongan JCH Kloter 25 UPG menjalani pelepasan di Masjid Baiturrahim Kota Gorontalo. “Saya berpesan untuk 449 CJH Kota Gorontalo yang akan diberangkatkan esok (hari ini,red), dapat menjaga kesehatan dengan baik. Patuhi semua ketentuan agar bisa menunaikan haji dengan baik dan sehat,” imbau Walikota Gorontalo Marten Taha dalam sambutannya pada doa pemberangkatan haji kloter 25 di Masjid Baiturrahim Kota Gorontalo, (17/8).

Marten juga menitip harapan kepada seluruh CJH setelah tiba di Kota Mekkah agar mendoakan kebaikan dan kemakmuran Kota Gorontalo.

“Doa dari tanah suci sangatlah berarti bagi Kota Gorontalo. Doa calon haji lebih khusuk. Mudah-mudahan dapat membawa kebaikan bagi Kota Gorontalo,” ujarnya. “Kita juga dari pemerintah daerah dan masyarakat berdoa untuk seluruh CJH Kota Gorontalo dapat melaksanakan haji dengan mabrur dan kembali ke tanah air dengan sehat dan selamat,” sambungnya.

Tahun 2017 ini, CJH asal Kota Gorontalo yang paling terbanyak di Provinsi Gorontalo. Berjumlah 507 atau 51,6 persen dari total 981 CJH se-Provinsi Gorontalo. Terdiri 337 CJH perempuan dan 170 laki-laki. Sementara itu, mereka yang berprofesi sebagai PNS masih mendominasi yakni sebanyak 225 orang, dan paling sedikit adalah pekerja swasta sebanyak 3 orang.

Dari 557 CJH, 449 sudah akan diberangkatkan esok. Sisanya, 58 jamaah menunggu bergabung dengan jamaah dari kabupaten lainnya dalam kloter 26. Kepala Seksi Urusan Haji dan Umroh Kementrian Agama (Kemenag) Kota Gorontalo Rasyid Nomba mengatakan, para CJH Kota Gorontalo yang akan berangkat di tahun ini akan ikut didampingi PPIH 3 orang.
PPIH ini memiliki tugas penting agar CJH Kota Gorontalo memiliki tempat untuk berkonsultasi.”Sebelum berangkat mereka juga diasramakan. Disitu mereka akan kembali dilakukan pembinaan sekaligus evaluasi tentang kesiapan pemberangkatan,” terangnya.

Rasyin pun berharap semua proses yang akan dilalui oleh para CJH berjalan lancar sampai kembali ke tanah air. “Kita berdoa saja, mudah-mudahan semua berlangsung baik,” pungkasnya. (tr-45/and/hg)

(Visited 3 times, 1 visits today)

Komentar