Kamis, 30 Juni 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Bila Ada Pidana di Kematian Taruna Akpol, Polri Siap Tindak Tegas

Oleh Aslan , dalam Kabar Nusantara , pada Jumat, 19 Mei 2017 | 05:00 Tag: ,
  

Hargo.co.id – Kematian Brigadir Dua Taruna Akpol (Brigdatar) Mohammad Adam masih menjadi misteri. Jasadnya kini masih diautopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Semarang, Jawa Tengah.

Namun kuat dugaan korban meninggal akibat dikeroyok oleh para rekan seniornya di Akpol. Penyidik Polda Jateng pun telah memeriksa 21 rekan setaruna korban.

“Korban sedang diautopsi. Kami akan lihat nanti dari autopsi, diharapkan sebab-sebab kematian korban bisa segera diketahui,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto di Humas Polri, Kamis (18/5).

Untuk saksi sebanyak 21 orang ini kata Setyo akan terus diperiksa secara intensif. Bila ada pelanggaran, sesuai arahan Kapolri Jenderal Tito Karnavian, maka Polri akan menindak tegas.

“Pemeriksaan para saksi akan mengarah pada siapa pelakunya, pada prinsipnya Kapolri menyampaikan untuk menindak tegas. Artinya siapa pelakunya akan ditindak pidana. Tidak ada ditutupi, akan tindak tegas,” tegas dia.

Sebelumnya Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Djarod Padakova membenarkan kejadian itu. Kini kata dia jasad korban masih dalam autopsi di Rumah Sakit Bhayangkara, Semarang, Jawa Tengah. “Benar, ada taruna akpol tingkat II meninggal dunia tadi pagi sekira jam 02.30,” kata dia kepada JawaPos.com, Kamis (18/5).

Ketika itu kata dia, korban pingsan dan dibawa oleh rekannya ke Rumah Sakit Akpol. Pada pukul 02.30 WIB, korban dipastikan meninggal dunia. “Dari pemeriksan luar, korban didapati lebam di dada, di jari-jari juga sama biru gitu,” sambung Djarod.

Kini jasad kata dia dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Semarang. Di sana jasad diautopsi. Saat ditanyakan apakah jasad akan dibawa ke Jakarta, Djarod belum bisa memastikan karena masih diautopsi. “Belum tahu ya, masih diautopsi jasadnya,” tambah dia.

Pada pukul 08.00 WIB tadi kata penyidik reskrim Polda Jateng menuju lokasi untuk memeriksa lokasi. “Langsung olah TKP dan memeriksa 21 saksi. Sampai saat ini masih berlangsung di akpol untuk penyidikan,” tuturnya. (hg/elf/JPG)

(Visited 3 times, 1 visits today)

Komentar