Monday, 27 September 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Bisi 18 Tak Lagi Masuk e-Katalog

Oleh Admin Hargo , dalam Kab. Gorontalo Utara , pada Saturday, 21 August 2021 | 20:05 PM Tags: , ,
  Kepala Dinas Pertanian Gorontalo Utara (Gorut), Kisman Kuka

Hargo.co.id, GORONTALO – Harapan para petani untuk mendapatkan bantuan bibit jagung seperti yang mereka harapkan selama ini sudah tidak dapat dipenuhi lagi oleh pemerintah sebagaimana yang disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian Gorontalo Utara (Gorut), Kisman Kuka saat ditemui di kantornya, Jumat (20/08/2021).

Menurut Kisman Kuka, sebenarnya untuk bibit jagung semuanya sama saja, dan terkait dengan harapan petani tersebut memang sudah tidak dapat lagi dipenuhi. 

“Pasalnya untuk harga bibitnya sudah tidak masuk lagi dalam e-katalog karena harganya yang sudah mahal,” ungkapnya.

Bibit yang masuk dalam e-katalog itu yang harganya sekitaran 30-40an ribu rupiah. Dan yang masuk adalah bibit hasil karya anak bangsa yang tidak kalah kualitasnya juga.

Menurut Kisman Kuka, sebenarnya semua bibit sama saja, yang terpenting adalah bagaimana memenuhi cara tanam yang disarankan terutama untuk pemupukan yang dilakukan. 

“Sebenarnya semua bibit sama, tergantung bagaimana cara menanam dan memupuk tanaman jagung yang ditanam tersebut,” tegas Kisman Kuka.

Untuk bibit yang diharapkan tersebut kata Kisman sudah tidak dapat dijangkau lagi harganya karena mahal. 

“Namun bibit tersebut masih beredar luas, dan para petani diharapkan dapat menggunakan bibit yang diberikan saat ini dengan memperhatikan anjuran penanaman dan perawatan,” ujarnya.

Kedepan untuk bantuan bibit jagung kata Kisman tetap masih ada dari pemerintah daerah, namun untuk jenisnya sudah tidak lagi bisi 18 namun jenis hibrida yang merupakan hasil karya anak bangsa. (***)

 

Penulis: Alosius M. Budiman

(Visited 11 times, 1 visits today)

Komentar