Gorontalo

BKKBN Provinsi Gorontalo Apresiasi Klinik Swasta Melalui Penilaian Pelayanan KB

×

BKKBN Provinsi Gorontalo Apresiasi Klinik Swasta Melalui Penilaian Pelayanan KB

Share this article
BKKBN Provinsi Gorontalo Apresiasi Klinik Swasta Melalui Penilaian Pelayanan KB
Penilaian Klinik KB Swasta oleh BKKBN Provinsi Gorontalo di Klinik Pratama Medy’s, Kelurahan Pulubala, Kamis (4/4/2024). (Foto: Fahrul Hulalata untuk HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALO – BKKBN Provinsi Gorontalo memberikan apresiasi terhadap pelayanan Keluarga Berencana (KB) yang dilakukan oleh Klinik Swasta di daerah itu.

Berita Terkait:  Pasar Murah Jelang Ramadan, Gusnar Tekankan Kebersihan Hati dan Kepedulian Sosial

Apresiasi tersebut disampaikan Ketua Pokja KBKR, Ni Nengah Wati saat diwawancarai usai melakukan penilaian di Klinik Pratama Medy’s, Kelurahan Pulubala, Kamis (4/4/2024).

Dirinya mengatakan, penilaian tersebut merupakan bentuk apresiasi BKKBN Provinsi Gorontalo terhadap klinik swasta yang ada di daerah.

Berita Terkait:  Mualaf dan Disabilitas jadi Tamu Istimewa Penjagub dan Istri di Hari Ketiga Idulfitri

“Kegiatan ini membuat kita mengetahui kondisi Klinik Swasta yang ada di Provinsi Gorontalo. Baik itu terkait SDM nya, kemudian sarana dan prasarananya,” kata Ni Nengah Wati.

“Termasuk juga ketersediaan alat kontrasepsinya itu memadai atau tidak untuk melayani masyarakat, terutama dalam pelayanan Keluarga Berencana,” tambahnya.

Berita Terkait:  Pencanangan HUT ke-80 RI yang Digelar Pemprov Gorontalo Berdampak Positif Bagi Publik

Selain itu, kata Ni Nengah Wati, kegiatan tersebut juga dilakukan untuk mengetahui apakah ada upaya-upaya peningkatan kualitas KB yang dilakukan oleh klinik swasta.

“Misalnya saat konseling KB, apakah disampaikan atau tidak terkait jenis-jenis kontrasepsi dan efek sampingnya, jika ada efek samping, apa yang harus dilakukan Akseptor,” ujarnya.

Berita Terkait:  Pastikan Kelancaran Persiapan GHM 2025, Idah Tinjau Lokasi Pengambilan Racepack

Dirinya menerangkan, saat ini BKKBN Provinsi sedang mendorong pelayanan KB agar lebih diprioritaskan pada metode kontrasepsi jangka panjang.

“Dengan harapan, kehamilan itu benar-benar bisa diatur, untuk memberikan jarak kelahiran

antara anak kesatu dengan yang lain,” tutur Ni Nengah Wati.

Berita Terkait:  Progres Perekaman KTP El Pemilih Pemula di Gorontalo Hingga Juni 2024

Ditempat yang sama, Medy Sarita selaku penanggung jawab Klinik Pratama Medy’s, mengapresiasi pihak BKKBN Provinsi Gorontalo dalam hal menilai pelayanan KB di wilayah itu.

Medy berharap, pihak mereka nantinya dapat mewakili Provinsi Gorontalo dalam lomba Klinik KB Swasta di tingkat Nasional.

Berita Terkait:  Bone Bolango Diharap jadi Role Model Penegakan Ketertiban dan Disiplin Pelajar

“Kita kan sebagai yang ada di Kota paling tidak bisa mewakili Provinsi Gorontalo untuk kedepan,

untuk menunjang pelayanan KB di Provinsi Gorontalo,” pungkas Medy.(*)

Penulis: Fahrul Hulalata / Mahasiswa Magang UNG
Editor: Sucipto Mokodompis 

Berita Terkait:  Tata Arsip Lima OPD, Dinas Arpus Provinsi Gorontalo Terjunkan 13 Petugas