Gorontalo

BKKBN Provinsi Gorontalo Apresiasi Klinik Swasta Melalui Penilaian Pelayanan KB

×

BKKBN Provinsi Gorontalo Apresiasi Klinik Swasta Melalui Penilaian Pelayanan KB

Share this article
BKKBN Provinsi Gorontalo Apresiasi Klinik Swasta Melalui Penilaian Pelayanan KB
Penilaian Klinik KB Swasta oleh BKKBN Provinsi Gorontalo di Klinik Pratama Medy’s, Kelurahan Pulubala, Kamis (4/4/2024). (Foto: Fahrul Hulalata untuk HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALOBKKBN Provinsi Gorontalo memberikan apresiasi terhadap pelayanan Keluarga Berencana (KB) yang dilakukan oleh Klinik Swasta di daerah itu.

Berita Terkait:  Gunakan Alsintan Bersama-sama, Pesan Gubernur Gusnar ke Petani di Paguyaman

Apresiasi tersebut disampaikan Ketua Pokja KBKR, Ni Nengah Wati saat diwawancarai usai melakukan penilaian di Klinik Pratama Medy’s, Kelurahan Pulubala, Kamis (4/4/2024).

Dirinya mengatakan, penilaian tersebut merupakan bentuk apresiasi BKKBN Provinsi Gorontalo terhadap klinik swasta yang ada di daerah.

Berita Terkait:  Bantuan Pangan Beras untuk 116.276 KPM Mulai Didistribusi, Gusnar: Tiap KK Terima 20 Kg

“Kegiatan ini membuat kita mengetahui kondisi Klinik Swasta yang ada di Provinsi Gorontalo. Baik itu terkait SDM nya, kemudian sarana dan prasarananya,” kata Ni Nengah Wati.

“Termasuk juga ketersediaan alat kontrasepsinya itu memadai atau tidak untuk melayani masyarakat, terutama dalam pelayanan Keluarga Berencana,” tambahnya.

Berita Terkait:  Gusnar Ismail Jalani Sesi Pemotretan Jelang Pelantikan 20 Februari

Selain itu, kata Ni Nengah Wati, kegiatan tersebut juga dilakukan untuk mengetahui apakah ada upaya-upaya peningkatan kualitas KB yang dilakukan oleh klinik swasta.

“Misalnya saat konseling KB, apakah disampaikan atau tidak terkait jenis-jenis kontrasepsi dan efek sampingnya, jika ada efek samping, apa yang harus dilakukan Akseptor,” ujarnya.

Berita Terkait:  Gubernur Gusnar Gercep Perjuangkan PSN di Pohuwato

Dirinya menerangkan, saat ini BKKBN Provinsi sedang mendorong pelayanan KB agar lebih diprioritaskan pada metode kontrasepsi jangka panjang.

“Dengan harapan, kehamilan itu benar-benar bisa diatur, untuk memberikan jarak kelahiran

antara anak kesatu dengan yang lain,” tutur Ni Nengah Wati.

Berita Terkait:  Penjagub Rudy: Pilpres dan Pileg Harus jadi Acuan Pelaksanaan Pilkada

Ditempat yang sama, Medy Sarita selaku penanggung jawab Klinik Pratama Medy’s, mengapresiasi pihak BKKBN Provinsi Gorontalo dalam hal menilai pelayanan KB di wilayah itu.

Medy berharap, pihak mereka nantinya dapat mewakili Provinsi Gorontalo dalam lomba Klinik KB Swasta di tingkat Nasional.

Berita Terkait:  Pembangunan Waduk Bulango Ulu, Wagub Idah Optimis Selesai Tahun Ini

“Kita kan sebagai yang ada di Kota paling tidak bisa mewakili Provinsi Gorontalo untuk kedepan,

untuk menunjang pelayanan KB di Provinsi Gorontalo,” pungkas Medy.(*)

Penulis: Fahrul Hulalata / Mahasiswa Magang UNG
Editor: Sucipto Mokodompis 

Berita Terkait:  Upaya Memaksimalkan Perekaman KTP di SMA Sederajat Perlu Kerjasama Dinas Terkait