Sabtu, 8 Agustus 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



BLT Tahap II dan III Segera Rampung

Oleh Rendi Wardani Fathan , dalam Advertorial Gorontalo , pada Sabtu, 13 Juni 2020 | 20:05 WITA Tag: ,
  Kepala Bidang PPMD, Dinas PNM-Dukcapil, Debby I.M Habibie (empat kanan) saat menyerahkan secara simbolis BLT-DD di Desa Timbuolo Tengah, Kecamatan Botupingge, Bone Bolango, baru-baru ini.(Foto: istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil (PMD-Dukcapil) Provinsi Gorontalo, Slamet Bakari mengatakan, Pemprov Gorontalo saat ini tengah berupaya semua desa segera merampungkan pembayaran BLT-DD tahap II dan III.

Insentif bagi warga miskin akibat dari covid-19 itu diharapkan bisa segera diterima warga yang berhak untuk memenuhi kebutuhan hidup harian keluarga.

“Tentunya pencairan ini ada syaratnya. Salah satu yang utama proses administrasi tahap sebelumnya sudah rampung yang penetapannya melalui musyawarah desa. Pelaporan dilakukan secara berjenjang,” jelas Slamet, Jumat (12/6/2020).

Pihaknya berharap BLT-DD dapat menjangkau semua warga miskin. Faktor pendataan menjadi kunci agar penyaluran lebih merata dan tidak tumpang tindih dengan bantuan lainnya.

BACA  Ini Respon DPRD Saat Gorut Jadi Binaan Kejaksaan

Bantuan untuk penanganan covid-19 di Gorontalo sangat beragam. Selain BLT-DD, ada juga Bantuan Langsung Pangan Daerah (BLPD) dari pemprov dan pemkab/pekot. Ada juga Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) serta Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH). Dua jenis bantuan yang disebutkan terakhir berasal dari Kementrian Sosial RI.

“Dalam banyak kesempatan, Bapak Gubernur sudah mengingatkan agar semua bantuan dan penerimanya dipajang di kantor desa supaya warga bisa tahu dan transparan. Jangan sampai semua bantuan hanya berputar-putar di orang yang sama. Ini yang tidak kita inginkan,” tegasnya.

BACA  Deteksi Penyebaran Covid-19, Setwan Gorut Jalani Rapid Test

Sementara itu, Kepala Bidang Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PPMD), Debby. I. M. Habibie menjelaskan, ada 65.391 Kepala Keluarga (KK) yang menerima (BLT-DD) tahap I. Anggaran yang terserap dari 657 desa sebesar Rp39.234.600.000,-.

“Hasil evaluasi kami, untuk tahap II baru 446 desa yang mencairkan untuk 43.808 KK, sementara tahap III masih cukup rendah baru dua desa dengan cakupan 220 KK,” urai Debby.

Pembyaran BLT-DD dari Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi itu diambil dari persentase dana desa. Untuk desa dengan DD kurang dari Rp800 juta mengalokasikan BLT-DD sebesar 25 persen. Desa dengan DD Rp800 juta hingga Rp1,2 miliar mengalokasikan maksimal 30 persen.

BACA  Bupati dan Walikota Wajib Menjaga Kondusifitas Daerah

“Desa dengan DD lebih dari Rp1,2 miliar mengalokasikan sebesar 35 persen. Khusus desa yang jumlah keluarga miskin lebih besar dari anggaran yang dialokasikan dapat menambah alokasi setelah mendapat persetujuan dari pemerintah kabupaten atau kota,” pungkasnya.

Sementara itu, berdasarkan data yang berhasil dihimpun, jumlah bantuan Langsung Tunai Provinsi Gorontalo sudah dicairkan sebesar Rp65.651.400,-. Anggaran sebesar itu meliputi pembayaran tahap I yang progresnya sudah 100 persen, tahap II progres 71 persen dan tahap III progres 0,3 persen.(adv/rwf/hg)


Komentar