Selasa, 18 Januari 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



BNNP Kejar Penyuplai Sabu, Status Sherli-Leli Masih Terperiksa

Oleh Aslan , dalam Gorontalo Headline , pada Sabtu, 6 Januari 2018 | 11:00 AM Tag: , ,
  

GORONTALO, Hargo.co.id – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Gorontalo, yang menggerebek SD alias Sherli dan LF alias Lely saat sedang mengkonsumsi narkoba, Selasa (2/1) lalu, hingga (5/1) kemarin, belum menetapkan status tersangka terhadap keduanya. BNNP beralasan, dari kedua pelaku itu, baru SD alias Sherli yang diperiksa, sementara LF alias Lely masih dirawat di rumah sakit.

“Masih status terperiksa. Baru Ibu Sherly yang kami periksa dan kondisinya sangat baik. Hanya saja, ibu Lely belum bisa kami lakukan pemeriksaan akibat sakit,” ujar Kepala BNNP Gorontalo Brigjen Pol Oneng Subroto, kemarin. Ia memastikan, jika status keduanya akan ditetapkan dan disampaikan pekan depan.

Dari hasil pemeriksaan dan assesment terhadap Sherly, lanjut Brigjen Oneng Subroto, diketahui jika isteri Wakil Walikota Gorontalo Budi Doku itu telah masuk dalam tahap B penggunaan narkoba. Sementara tahap C merupakan tahap dengan tingkat penggunaan narkoba yang tinggi.

Khusus untuk Lely, BNNP masi menunggu sampai isteri mantan Anggota DPRD Pohuwato dari fraksi PPP itu sembuh untuk dilakukan pemerisakaan. Lely kini dirawat di ruang VIP A 10 RS AL Multazam, kota Gorontalo dan dalam pengawasan BNNP. Pantauan Gorontalo Post di rumah sakit, kemarin, ruang VIP A 10 tempat Lely dirawat nampak terkunci.

Dari luar ruangan terlihat beberapa orang yang mendampingi Lely. Menurut informasi, suami Lely, Adrian Inaku juga dirawat di rumah sakit yang sama, diduga shok dan memiki riwayat penyakit pembengkakan jantung. “Suami ibu Lely pula di rawat di rumah sakit. Beliau sakit pembengkakan jantung,” terang Oneng Subroto.

Sementara itu, disinggung soal sesorang yang disebut Sherly terkait sumber barang haram itu, BNNP mengaku masih mendalaminya. “Ini masih kami selidiki dulu. Nanti secepatnya akan kami informasikan. Semoga ini juga bisa terungkap,”katanya.

Sebelumnya, Sherly dalam pemeriksaan menyebut jika narkoba yang dikonsumsinya bersama Lely malam itu, didapatkan dari salah seorang. Nama seseorang itu sudah dikantongi BNNP.  Hanya saja, kepada wartawan, Brigjen Oneng masih merahasiakan nama itu.

“Masih kita dalami, mohon maaf kami belum bisa mengungkapkan identitas, karena hal berkaitan dengan pengembangan kasus ini, yang pasti BNNP tidak akan tebang pilih dalam penyelsaian kasus narkoba di Gorontalo,”tegas jebolan Lemhanas tahun 2012 itu. (kif/tr-45/hg)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Komentar