Jumat, 20 Mei 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Bone Bolango Menjadi Satu-satunya Kabupaten Maju di Gorontalo

Oleh Admin Hargo , dalam Kab. Bone Bolango , pada Jumat, 28 Januari 2022 | 06:05 Tag: ,
  Bupati Bone Bolango, Hamim Pou saat memberikan piagam penghargaan kepada salah satu kepala desa yang memberikan inovasi baru untuk desa, Kamis (27/01/2022). (Foto: Rita Setiawati/HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALO – Awal 2022 ini, Bone Bolango menjadi salah satunya Kabupaten Maju yang diukur dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Ketika kabupaten ingin dikatakan sebagai Kabupaten Maju maka IPM harus mencapai poin diatas 70. Sementara kabupaten Bone Bolango sudah berada di point 70.25.

Menjadi satu-satunya kategori Kabupaten Maju di Gorontalo, tentunya hal tersebut menjadi hadiah istimewa untuk kabupaten Bone Bolango yang sudah menginjak usia 19 tahun.

“Kita bersyukur di awal 2022 ini, kita capai dan masuk kategori Kabupaten Maju diukur dari Indeks Pembangunan Manusia yaitu pendidikan, kesehatan dan pendapatan masyarakat. IPM kita di poin 70.25 dengan point tersebut kita sudah masuk kategori kabupaten maju dan Alhamdulillah Satu-satunya Kabupaten Maju di Gorontalo adalah Bone Bolango,” kata Bupati Bone Bolango, Hamim Pou usai upacara memperingati HUT ke-19 Bone Bolango, Kamis (27/01/2022).

Meskipun Bone Bolango sudah menjadi Kabupaten Maju, namun masih banyak tantangan yang harus dihadapi. Seperti masalah tingginya angka kemiskinan yang masih mencapai angka 15 persen sedangkan angka kemiskinan nasional sudah dibawah 10 persen.

“Selain masalah kemiskinan, juga diperlukan peningkatan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Begitu banyak yang kita bangun tapi karena ketergantungan oleh pemerintah pusat, transfer pusat masih relatif tinggi yakni 89 persen, baru 11 persen yang disumbangkan oleh PAD,” ungkap Hamim Pou

Kedepannya juga Bone Bolango akan fokus untuk menata dan membangun objek-objek wisata karena itulah kekuatan daerah ini.

“Bisa dilihat sendiri hari ini betapa banyak kreasi-kreasi dari desa-desa, banyak inovasi-inovasi dari desa, maraknya objek wisata baru dan gagasan desa yang harus kita dukung,” kunci Hamim Pou (***)

 

Penulis: Rita Setiawati

(Visited 50 times, 1 visits today)

Komentar