Minggu, 27 September 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Bos MotoGP Yakin Iannone Bersih dari Doping

Oleh Jamal De Marshall , dalam Moto GP , pada Rabu, 19 Februari 2020 | 20:05 WITA Tag: ,
  Andrea Iannone. Foto: Aprilia


Hargo.co.id – Sejalan dengan bos Aprilia Massimo Rivola, CEO Dorna (Promotor MotoGP), Carmelo Ezpeleta, ikut membela Andrea Iannone terkait kasus doping yang sedang dihadapinya saat ini.

Ezpeleta percaya Iannone tak bersalah dalam kasus tersebut. Sebab, Iannone dinilai tidak menunjukkan iktikad buruk ataupun mencurigakan saat diminta untuk menjalani tes doping usai balapan di MotoGP Malaysia 2019.

Bahkan, Iannone tanpa ragu langsung mengambil sampel untuk diberikan kepada pihak Badan Anti-Doping Dunia (WADA).

BACA  Cek Hasil, Jadwal dan Klasemen MotoGP 2020 di Sini

Jika Iannone melakukan pelanggaran terkait doping, Ezpeleta yakin sang pembalap akan meminta waktu lebih dahulu untuk melakukan hal-hal yang bisa menghilangkan jejak buruknya.

“Jika Iannone memiliki iktikad buruk, dia akan menunjukkan perilaku yang berbeda. Mungkin, dia akan buang air kecil sebelum mengambil sampel dan hal-hal mungkin akan berubah. Jika seseorang menggunakan zat yang dia tahu tidak diperbolehkan dan harus memberikan sampel, orang itu pasti akan melakukan hal yang pintar,” ujar Ezpeleta, sebagaimana dikutip dari GP One, Selasa (18/2).

BACA  Sempat Jatuh, Morbidelli Mengamuk di FP2 MotoGP Catalunya

Ezpeleta sendiri yakin penjelasan yang diutarakan Iannone merupakan sebuah kebenaran. Meski memercayainya, Ezpeleta kini tak bisa berbuat apa pun untuk menyelesaikan kasus tersebut selain menunggu pengumuman dari sidang doping yang hingga kini masih dijalani Iannone.

BACA  Tepis Rumor Andrea Dovizioso, Petronas Yamaha Masih Inginkan Rossi

“Apa yang dikatakan Andrea adalah benar, saya memverifikasinya. Kemudian, dia melakukan tes rambut dan itu juga mengonfirmasi hal-hal tertentu. Bukan wewenang saya untuk memutuskan, tetapi semua elemen ini membuat saya berpikir tentang hal-hal tertentu. Akan ada orang yang tepat untuk mengambil keputusan yang tepat,” tandasnya. (mg8/jpnn)

*Berita ini juga terbit di jpnn.com edisi rabu 19 februari 2020


Komentar