Senin, 29 November 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



BPBD Baru Tahu Jika Korban Banjir Kekurangan Tempat Tidur

Oleh Admin Hargo , dalam Kab. Gorontalo , pada Senin, 18 Oktober 2021 | 12:05 PM Tag:
  Kepala BPBD Kabupaten Gorontalo, Sumanti Maku

Hargo.co.id, GORONTALO – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten mengaku tidak mengetahui ada masyarakat korban banjir di Kelurahan Kayubulan, Kecamatan Limboto yang membutuhkan bahan untuk membuat tempat tidur. 

Kepala BPBD Kabupaten Gorontalo, Sumanti Maku mengaku hal tersebut baru didengarnya. Pihaknya, kata dia, tidak tahu bahwa masyarakat di wilayah tersebut pernah bermohon untuk diberikan bantuan Kayu dan papan sebagai bahan pembuatan tempat tidur.

“Permintaan material itu baru saya dengar. Tapi nanti kita akan koordinasikan dengan pihak pemerintah desanya, siapa dan berapa jumlah yang dibutuhkan,” kata Sumanti Maku saat diwawancarai wartawan, Minggu (17/10/2021).

Sejauh ini, sambung Sumanti Maku, selain ke Dinas Sosial, BPBD Kabupaten Gorontalo juga menerima masukan dari masyarakat. Pihaknya, kata dia,  merespon hal tersebut dengan mendistribusikan bantuan pangan kepada masyarakat yang terdampak banjir di Kayubulan itu.

“Kemarin itu memang hanya permintaan bantuan pangan. Kalau ini ada permohonan susulan, nanti kita akan coba koordinasikan dengan pemerintah desa,” kata Sumanti Maku.

Terkait kondisi puluhan Rumah Deret yang hingga kini masih tergenang air, Sumanti Maku mengatakan, rumah rumah tersebut memang diperuntukkan bagi para nelayan sehingga kondisi rumah mereka masih tergenang air. 

“Ya karena mereka adalah nelayan, ya aktifitas mereka tetap berada pada perairan, di bibir danau Limboto,” ujar Sumanti Maku. 

Sebelumnya, pasca diterjang banjir pada 1 Oktober 2021 kemarin, Puluhan rumah deret di Kelurahan Kayubulan, Kecamatan Limboto hingga kini masih terendam air. 

Ketinggian air yang mencapai paha orang dewasa tersebut tak kunjung surut dan mulai dikeluhkan warga. Mereka mengaku sangat membutuhkan bantuan dari pemerintah karena saat ini mereka kekurangan tempat tidur. 

Dahlan Darise, salah seorang warga yang menjadi korban banjir mengaku pernah mengeluhkan hal tersebut kepada pemerintah setempat namun belum pernah direspon. 

Sementara itu, Dinas Sosial Kabupaten Gorontalo saat dikonfirmasi menjawab bahwa keluhan masyarakat yang membutuhkan material tersebut bukan ranah Dinas Sosial. 

“Itu di BPBD. Bukan di Dinas Sosial,” kata Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gorontalo, Doni Lahati, Jumat (15/10/2021). (***) 

 

Penulis : Herman Abdullah

(Visited 31 times, 1 visits today)

Komentar