Rabu, 6 Juli 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



BPJamsostek Siap Berikan Layanan Manfaat Program JKP

Oleh Admin Hargo , dalam Advertorial , pada Selasa, 8 Februari 2022 | 20:35 Tag: , , ,
  Direktur Utama BPJamsostek Anggoro Eko Cahyo. (Foto: BPJSTK)

Hargo.co.id, JAKARTA – Terhitung mulai tanggal 1 Februari 2022, pekerja di indonesia dapat mengajukan klaim manfaat program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP). Pemerintah telah menunjuk BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) menjadi badan penyelenggara untuk melaksanakan program tersebut di seluruh Indonesia.

Direktur Utama BPJamsostek Anggoro Eko Cahyo mengatakan, hal tersebut sesuai dengan ketentuan yang tertera dalam Undang undang Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Selain tidak dipungut biaya atau iuran tambahan, Program ini juga berlaku terhadap resiko pekerjaan termasuk diantaranya adalah risiko Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Dirinya menjelaskan, Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 37 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Program JKP, peserta eksisting BPJamsostek pada kategori pekerja Penerima Upah (PU), telah otomatis terdaftar dalam program JKP.

Program ini harus sesuai dengan ketentuan yaitu Pemberi Kerja atau Badan Usaha (PKBU) dengan kategori skala Besar dan Menengah telah mendaftarkan seluruh pekerjanya pada empat program jaminan sosial yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Pensiun (JP) dan ditambah Jaminan Kesehatan (JKN) yang dikelola oleh BPJS Kesehatan.

Sedangkan, bagi para pekerja PU yang bekerja pada PKBU skala Kecil dan Mikro diwajibkan telah terdaftar pada setidaknya empat program, yaitu JKK, JHT, JKM, dan JKN.

Anggoro Eko Cahyo menjelaskan, terdapat tiga manfaat dalam program JKP ini, antara lain manfaat uang tunai, akses informasi lowongan kerja dan pelatihan kerja. Manfaat uang tunai ini, kata dia, diberikan selama enam bulan dengan ketentuan yaitu pada tiga bulan pertama diberikan sebesar 45 persen dari upah yang dilaporkan, kemudian untuk tiga bulan selanjutnya uang tunai yang diberikan sebesar 25 persen dari upah terlapor.

Manfaat uang tunai tersebut, lanjut Anggoro Eko Cahyo, diberikan oleh BPJamsostek kepada peserta jika ketentuan yang diberikan telah dipenuhi peserta. Sedangkan untuk manfaat akses informasi lowongan dan pelatihan kerja diselenggarakan oleh Kementerian Ketenagakerjaan.

“Kami telah mempersiapkan infrastruktur dan internalisasi regulasi terkait JKP ini dan seluruh insan BPJamsostek siap mengemban tugas mulia ini demi kesejahteraan para pekerja di seluruh Indonesia. Kami berharap program ini dapat berjalan sesuai dengan filosofinya yaitu mempertahankan kehidupan yang layak bagi pekerja saat kehilangan pekerjaan dan bisa bekerja kembali,” kata Anggoro Eko Cahyo.

Dengan adanya program JKP ini, kata Anggoro Eko Cahyo, maka para pekerja peserta BPJamsostek dapat lebih tenang dan fokus dalam menjalankan pekerjaannya sehari-hari. Selain itu, pekerja yang terdampak PHK juga tetap dapat berdikari dan melakukan upaya terbaik mereka kedepannya.

“Semoga program JKP ini dapat menjadi titik balik pekerja yang terdampak PHK dengan tetap mempertahankan derajat hidupnya dan kembali bekerja. Saya juga berharap pandemi ini dapat segera berakhir agar dunia usaha kembali bangkit dan perekonomian segera pulih agar dapat berdampak positif pula pada pasar tenaga kerja secara nasional,” kata Anggoro Eko Cahyo.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gorontalo Hendra Elvian. (Foto: BPJSTK)

Sejalan dengan itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gorontalo, Hendra Elvian menyambut baik hadirnya program JKP ini. Diharapkan dengan adanya program JKP ini peserta BPJS Ketenagakerjaan tidak perlu lagi merasa khawatir dengan ketidakpastian resiko kerja.

“Program ini diharapkan mampu untuk menjadi semangat baru dan angin segar, sekaligus menambah brand image BPJS Ketenagakerjaan di kalangan masyarakat pekerja sebagai Badan Penyelenggara Jaminan Sosial khususnya untuk perlindungan pekerja Indonesia, seperti yang diamanatkan oleh Undang-undang,” Katanya menandaskan. (*)

Rilis: BPJS

(Visited 43 times, 1 visits today)

Komentar