Senin, 14 Juni 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



BPJS Ketenagakerjaan Gorontalo Gelar Seleksi Calon Penerima Anugerah Paritrana

Oleh Zulkifli Polimengo , dalam Advertorial Gorontalo , pada Kamis, 7 Januari 2021 | 01:05 WITA Tag: , ,
  


Hargo.co.id, GORONTALO – Calon penerima penghargaaan Anugerah Paritrana 2020-2021, kembali akan menjalani seleksi dari pihak Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Provinsi Gorontalo.

Penghargaan nasional tersebut akan diberikan dengan kategori pemerintah daerah baik itu provinsi, kabupaten/kota, perusahaan skala menengah, perusahaan skala kecil dan mikro.

Menurut kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Gorontalo Hendra Helpian, untuk tingkat Provinsi Gorontalo, seleksi calon penerima penghargaan dilaksanakan pada bulan Januari ini.

“Sekarang dalam pengusulan dulu sampai minggu ini. Biasanya setelah pengusulan dilaksanakan seleksi terpusat, kemudian tes wawancara. Tahap seleksi dilakukan di bulan Januari, tahap penilaian dilakukan di bulan Februari. Maret, April, Mei penggodokan data hasil penilaian tadi,” jelas Hendra seusai audience dengan Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo terkait seleksi calon penerima Anugerah Paritrana, di ruang transit loby kantor gubernur, Rabu (6/1/2021).

BACA  Tak Mudik ke Solo, Gubernur Gorontalo Beri Contoh ke Warga 

Hendra menjelaskan, untuk tahun ini BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Gorontalo mengusulkan 2 kandidat kategori pemerintah daerah yaitu Kabupaten Bone Bolango dan Kota Gorontalo. Kemudian ada 2 perusahaan besar, 3 perusahaan menengah, dan 1 perusahaan kecil  atau mikro. Di tahun 2020, Gorontalo masuk dalam  kandidat 7 besar dari beberapa provinsi di Indonesia yang mengusulkan.

BACA  Objek Wisata Lombongo Dikembangkan Jadi Kawasan Agroeduwisata

Lebih lanjut Hendra menguraikan, pertemuannya bersama Sekdaprov Gorontalo juga untuk meminta dukungan dari pemerintah dalam implementasi program jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Kami meminta dukungan dari beliau untuk implementasi program jaminan sosial ketenagakerjaan, biar lebih baik lagi, biar secara menyeluruh bisa memberikan perlindungan kepada seluruh pekerja yang ada di Gorontalo, baik itu di kabupaten/kota termasuk badan usaha agar lebih patuh terhadap ketentuan perundangan. Apapun yang sudah kami lakukan, tanpa ada dukungan dari pemerintah itu tidak akan berjalan,” urai Hendra.

BACA  Paket Pengadaan Senilai Rp 77 Miliar Selesai Ditender

Hendra menilai dukungan dari pemerintah provinsi dan kabupaten/kota sudah cukup baik dengan seringnya melakukan koordinasi, dan sudah melakukan beberapa kegiatan bersama dalam hal menciptakan program perlindungan yang berjalan dengan cukup baik.

Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan secara menyeluruh di Provinsi Gorontalo mencapai 67 ribu pekerja penerima upah yang sudah terdaftar baik pekerja di perusahaan maupun  honorer, bahkan ASN.(zul/adv/hargo)


Komentar