Senin, 14 Juni 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



BSN Beri Pelatihan Audit Internal ke 25 Tenaga Teknis

Oleh Zulkifli Polimengo , dalam Gorontalo , pada Selasa, 8 Juni 2021 | 04:05 WITA Tag:
  Sekda Provinsi Gorontalo Darda Daraba bersama Deputi Bidang Penerapan Standar dan Penilaian Kesesuaian BSN, Zakiyah (baju putih) saat meninjau laboratorium tanah yang ada di UPTD Balai Pengujian Material Jalan dan Bangunan, Senin(07/06/2021). (Foto: Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Badan Standarnisasi Nasional (BSN) menggelar pelatihan audit internal yang diikuti oleh 25 tenaga teknis di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Pengujian Material Jalan dan Bangunan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo, Senin (07/06/2021).

 Pelatihan yang dibuka Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Darda Daraba itu merupakan final dari seluruh rangkaian kegiatan dalam rangka persiapan akreditasi di UPTD Balai Pengujian Material Jalan dan Bangunan.

“Bimtek kali ini adalah tahapan keenam yang dilakukan oleh BSN yang bekerjasama dengan Dinas PUPR ini. Jadi bagaimana UPTD yang ada di PUPR ini supaya diakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN). Kalau sudah diakreditasi berarti memang kompetensi yang dimiliki oleh laboratorium itu sejajar dengan tingkat nasional dan internasional. Jadi hasil uji yang diterbitkan laboratorium nanti, itu sama di seluruh dunia dan kalau kita lihat tadi apa persyaratan standarnya adalah SNI ISO/IEC 17025:2017,”kata Zakiyah.

Lebih lanjut Deputi Bidang Penerapan Standar dan Penilaian Kesesuaian BSN itu mengungkapkan, laboratorium yang sudah terakreditasi SNI ISO/ IEC memiliki efek yang besar untuk pengujian dan pengawasan penggunaan material jalan dan bangunan, sehingga harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Sebab label SNI ISO/ IEC sudah setara standar internasional.

“Mudah-mudahan audit internal yang kita lakukan bisa memetakan sejauh mana tingkat efektivitas penerapan SNI ISO IEC 17025 di laboratorium. Mudah-mudahan ini akan menjadi apa yang harus diimpor lagi oleh laboratorium untuk segera nanti diakreditasi oleh KAN,” harapnya.

Sebelumnya Sekda Darda dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada kepala BSN yang diwakili oleh ibu Deputi dan para narasumber yang telah menyempatkan hadir, serta memberikan pelatihan kepada 25 tenaga teknis sebagai syarat pelaksanaan akreditasi.

“Saya senang teman-teman di UPTD ini dengan gigihnya semenjak saya dilantik sekda tahun 2018 lalu mereka datang kepada saya dan menyampaikan terkait akreditasi ini. untuk kita harus segera mewujudkan UPTD ini menjadi rujukan juga terhadap pengujian dalam konteks nasional,” ucap Darda.

Terkait sarana dan prasarana, Ia meminta Dinas PUPR melengkapi alat-alat yang dibutuhkan dalam pengujian material yang menjadi syarat akreditasi.

Pelatihan akan berlangsung selama tiga hari. Hari pertama peserta akan menerima materi audit internal laboratorium dan teknik audit, kemudian praktek audit internal laboratorium, serta hari terakhir peserta melakukan penyusunan dokumen hasil audit internal.(zul/adv/hargo)

BACA  Ini Alasan Gudang Beku Terintegrasi Milik Pemprov Gorontalo Dikembalikan PT IMA

Komentar