Rabu, 21 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Buah dan Sayur Harus Masuk Menu Harian, Alasannya…

Oleh Berita Hargo , dalam LifeStyle , pada Rabu, 22 Februari 2017 | 16:00 WITA Tag: , ,
  


Hargo.co.id– Kedatangan kanker memang tidak diduga. Gaya hidup berperan besar terhadap kemunculannya. Dokter Roberto DeBernardo Jr dikutip dalam jurnal Obstetrics and Gynecology International menyatakan, salah satu penyebab yang sering ditemui adalah asupan gizi yang tidak berimbang.

Dia menjelaskan, sayur dan buah wajib masuk menu harian. Keduanya memiliki kandungan antioksidan tinggi yang baik sehingga mampu membantu tubuh melawan kanker. Asupan gizi tersebut secara tidak langsung berkaitan dengan tingkat sosial dan ekonomi si penderita.

Dokter Sunjoto SpOG (K) menuturkan, umumnya banyak pasien kanker serviks yang berasal dari kalangan prasejahtera. ’’Bukan karena mereka nggak bisa periksa atau vaksin. Tidak sedikit keluarga kurang mampu yang mempunyai pola makan yang tidak ideal. Hal itu semakin parah bila keluarga tersebut tinggal di daerah yang kebersihannya kurang,’’ tegasnya.

BACA  4 Fakta Pneumonia pada Anak yang Wajib Anda Tahu

Secara tidak langsung, kanker serviks berkaitan erat dengan apa yang dikonsumsi. Selain makanan, konsumsi obat kontrasepsi oral turut berpengaruh. Dalam jurnal National Center of Biotechnology Information, penggunaan pil KB jangka panjang, yakni lima tahun atau lebih, bisa meningkatkan risiko kanker serviks. ’’Dari analisis 24 studi, perempuan yang menghentikan konsumsi pil KB mengalami penurunan risiko,’’ papar Prof Surasak Taneepanichskul, kepala tim penelitian dalam jurnalnya.

BACA  6 Cara Menghindari Tulang Keropos Akibat Osteoporosis

Pengajar College of Public Health, Chulalongkorn University Thailand, itu mengatakan bahwa hormon seperti estrogen dan progesteron dalam pil KB berpengaruh pada sel kanker serviks. ’’Sel-sel lebih mudah terinfeksi HPV. Selain itu, dalam kondisi tersebut, virus lebih mudah melakukan perubahan sel secara abnormal,’’ tambahnya. (fam/c15/ayi/tia/hg)


Komentar