Sabtu, 2 Juli 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Buat Pakan Ayam Sendiri, Bisa Lebih Hemat

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo , pada Jumat, 14 Oktober 2016 | 13:55 Tag: ,
  

Hargo.co.id GORONTALO – Usaha ternak ayam hingga kini masih banyak diminati oleh sebagian masyarakat Gorontalo.

Namun tak banyak yang tahu, ternyata bisnis ini akan lebih menguntungkan jika dapat dikelola dengan lebih mandiri lagi.

Misalnya, untuk penyediaan pakan ayam. Jika meracik (formulasi) sendiri, biaya pakan ayam hanya dikisaran Rp 3.600 per kg, jauh lebih hemat dengan membeli pakan pabrikan yang dibanderol mulai Rp 7 ribu-9 ribu per kg.

Adapun bahan yang dibutuhkan dalam membuat 1 kg pakan ayam, yaitu dedak (Rp 450), jagung (Rp 1.645), tepung ikan (Rp 1.200), topmix (Rp 160) dan mineral (Rp 120).

Formulasi pakan ayam ini sebagaimana yang terungkap dalam kegiatan pelatihan formulasi pakan ayam kampung pedaging yang dilakukan BPTP Provinsi Gorontalo di SMKN 1 Bone Raya, kemarin (13/10).

Dalam kegiatan itu, BPTP tak hanya memberikan pembekalan secara teori, namun diiringi dengan praktek langsung di lapangan.

“Kami memberikan fasilitasi pakan dan DOC yang natinya dapat dimanfaatkan oleh sekolah,” kata Dwi Rohmadi, SPt, salah seorang pemateri dalam pelatihan.

Dwi yang juga peneliti di BPTP ini menjelaskan, keberhasilan pelaksanaan tugas-tugas yang terkait diseminasi inovasi teknologi sangat dipengaruhi oleh jejaring kerja yang melibatkan para pemangku kepentingan.

Yang selama ini terlibat langsung adalah penyuluh dan kelompok tani.

“Di sisi lain, kegiatan diseminasi oleh BPTP Provinsi Gorontalo dari tahun ke tahun makin bertambah dengan cakupan wilayah yang makin luas.

Sementara jumlah penyuluh di daerah sangat terbatas yang dalam melaksanakan tugas penyuluhan juga mengerjakan tugas administrasi.

Karena itu, salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah membangun jejaring kerja dengan para pihak yang memiliki potensi dan kemampuan untuk memperluas jangkauan diseminasi tersebut.

Salah satu mitra potensial adalah dengan memberdayakan siswa yang melakukan praktek industri (prakerin) di BPTP,” jelasnya.

Selain itu, BPTP saat ini juga menyediakan berbagai pelatihan tanpa dipungut biaya dengan syarat peserta harus datang langsung ke BPTP Provinsi Gorontalo.(dan/hargo)

(Visited 5 times, 1 visits today)

Komentar