Kamis, 27 Januari 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Buka Pelatihan Penggunaan Pestisida Terbatas, Ini Pesan Wagub Gorontalo

Oleh Admin Hargo , dalam Gorontalo , pada Rabu, 8 Desember 2021 | 02:05 AM Tag: ,
  Foto bersama peserta pelatihan penggunaan pestisida terbatas dengan Wagub Gorontalo H. Idris Rahim, yang berlangsung di Hotel Maqna, Kota Gorontalo, Senin (06/12/2021). (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Penerapan protokol kesehatan yang cukup ketat, CV. Diantama Agroindo bekerja sama dengan PT. Biotek Saranatama, PT. Jirona Agritama, dan Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo menggelar pelatihan penggunaan pestisida terbatas. 

Kegiatan yang berlangsung di Ballroom Hotel Maqna, Kota Gorontalo pada Senin (06/12/2021) itu, dibuka langsung oleh Wakil Gubernur (Wagub) Gorontalo H. Idris Rahim. 

Pestisida terbatas sendiri adalah pestisida yang penggunaannya hanya terbatas pada bidang tertentu saja. Penggunaan pestisida terbatas diatur dalam Undang – Undang Nomor 22 Tahun 2019 tentang Sistem Budi Daya Pertanian Berkelanjutan dan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 43 Tahun 2019 tentang Pendaftaran Pestisida. 

“Kalau penggunaan pestisida terbatas tidak sesuai dengan peraturan itu, maka akan berurusan dengan hukum. Sanksinya sangat berat, tujuh tahun penjara atau denda Rp5 miliar,”kata H. Idris Rahim dalam sambutannya. 

Oleh karena itu Wagub mengingatkan kepada para Asisten Fumigator tidak hanya berupaya meningkatkan produksi dan produktivitas hasil pertanian, tetapi juga harus memperhatikan penggunaan pestisida terbatas. 

Berdasarkan Permentan Nomor 43 Tahun 2019, kriteria pestisida terbatas antara lain formulasinya dapat menyebabkan kerusakan tidak dapat pulih pada jaringan okular, serta mengakibatkan pengerutan kornea mata dan iritasi. 

“Pestisida terbatas ini berbahaya terhadap keselamatan manusia dan lingkungan. Untuk itu saya minta ilmu yang diperoleh pada pelatihan ini dapat disosialisasikan kepada para petani agar penggunaan pestisida ini sesuai dengan ketentuan yang berlaku,”tutur Wagub. 

Pelatihan tersebut diikuti oleh 24 asisten fumigator atau tenaga teknis fumigasi se Provinsi Gorontalo dan akan berlangsung selama tiga hari, yaitu mulai dari tanggal 6 hingga 8 Desember 2021. Turut hadir pada pembukaan pelatihan itu Kepala Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo Muljady Mario, Direktur PT. Biotek Saranatama Rocky Mahendra, dan CV. Diantama Agroindo Yasin Mohamad. (***) 

 

Penulis: Zulkifli Polimengo

(Visited 17 times, 1 visits today)

Komentar