Rabu, 25 Mei 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Bukan hanya Tinggal di Kandang Ayam, Hapsah Saleko Ternyata sudah 12 Tahun Mengabdi dengan Gaji Kecil

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Headline , pada Jumat, 19 Februari 2016 | 22:42 Tag: , , , ,
  

Hargo.co.id GORONTALO – 12 tahun sudah Hapsah Saleko Kum (32) mewakafkan diri mengajar anak-anak usia dini.

Dengan gaji yang sangat kecil, membuatnya hidup serba kekurangan. Bahkan rumahnya yang ia tinggalin bersama suami dan kedua anaknya hanyalah sebuah kandang ayam berukuran 8 x 7 meter.

Meski begitu, Hapsah tak mengeluh untuk memberikan pendidikan yang bermutu bagi siswa yang didiknya itu.

Sesuai informasi dari warga sekitar, TK tempat Hapsah mengabdi telah ada dari tahun 1990an. Sudah cukup banyak murid jebolannya.

[Baca: Kisah Hapsah Saleko Kum, Guru TK di Kabgor yang Tinggal di Kandang Ayam]

Wanita yang memiliki sedikit keahlian untuk mengukir Karawo ini pertama awal mengabdi sebagai guru di TK tersebut tahun 2004 silam. Gaji yang diterimanya hanya sebesar Rp 100 ribu per bulan.

Sangat-sangat kecil dibanding gaji bulanan yang diterima para pejabat di Gorontalo. Meski hanya dengan gaji apa adanya itu, Hapsah tetap bertahan untuk menebar nasehat-nasehat positif terhadap anak-anak agar bisa menjadi anak yang cerdas, penurut orang tua, sopan, dan tidak nakal dengan siapa pun.

Hari berganti bulan berganti tahun, gaji yang diterima Hapsa tetap bertahan Rp 100 ribu, kemudian naik menjadi Rp 200 ribu.

Hingga tahun 2015 kemarin, ia baru diangkat menjadi Guru Honor Daerah (GHD) dengan gaji Rp 450 ribu per bulan.

(Visited 5 times, 1 visits today)

Laman: 1 2 3


Komentar