Rabu, 23 Juni 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Bukti Keberhasilan Walikota Marten Taha Tangani Kota Gorontalo

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Headline , pada Senin, 1 Mei 2017 | 16:51 WITA Tag: , , ,
  


KOTA, hargo.co.id – Hampir tiga tahun Walikota Marten Taha memegang bangku kepemimpinan pemerintahan Kota Gorontalo. Jelang waktu yang singkat itu, Marten pun membuktikan kinerjanya dengan berbagai prestasi yang sudah dicatatnya.

Tangan dingin Marten Taha sebagai Walikota membuktikan bahwa kelayakan Kota Gorontalo menjadi kota Smart mulai terlihat saat ini. Apalagi Marten masih punya waktu dua tahun lagi untuk menyelesaikan program kerjanya selama 5 tahun memimpin.

Baru-baru ini, pemerintah Kota Gorontalo ‘di tangan’ Walikota Marten Taha berhasil mengukir prestasi Kota Berkinerja Terbaik dan Tertinggi nasional pada peringatan Hari Otonomi Daerah (OTDA) ke XXI Tahun 2017, yang berlangsung di Alun-Alun Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (25/4).

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri CAhyo Kumolo, bersama Kenteri Koordinator Polhukam Wiranto dan diterima oleh Walikota Gorontalo Marten Taha. Prestasi ini terbilang luar biasa dan Kota Gorontalo menjadi daerah pertama di Provinsi Gorontalo yang menerima penghargaan tersebut.

BACA  Rusli Tegaskan Kualitas Beras Bantuan Harus Sama Seperti Yang Dikonsumsinya

Dirjen Otomomi Daerah kementrian dalam negeri Soni Sumarsono dalam penyempaiannya menuturkan, penghargaan tersebut merupakan hasil evaluasi yang dilakukan Kementerian dalam negeri bersama kementerian dan lembaga terkait ini kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EKPPD), yang didasarkan pada Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) tahun 2015.

“Jadi, Terdapat 540 daerah yang dilakukan evaluasi, dimana evaluasi tersebut menyangkut LPPD tahun 2015, sementara pelaksanaan evaluasinya kita lakukan pada tahun 2016. Semua daerah dievaluasi, yakni 34 provinsi, 415 kabupaten dan 93 kota.” Ujar Soni Sumarsono.

Lanjut Soni, dari sekian daerah, yang dievaluasi tersebut, kemudian terpilih 15 kabupten dan 15 kota sebagai daerah yang berkinerja terbaik. Lebih lanjut, dari total 30 daerah berkinerja baik tersebut, dipilih lagi masing masing 5 kabupaten dan 5kota sebagai daerah berkinerja terbaik dan tertinggi se-indonesia.

“Nah untuk kategori kota, yang meraih prestasi berkinerja terbaik dan tertinggi yakni : Kota Gorontalo, Kota Makassar, Kota Bandung, Kota Bontang dan Kota Sukabumi. Dimana 5 kota terbaik dan tertinggi dalam kinerja secara nasional ini, mendapatkan penghargaan sementara walikotanya akan mendapatkan anugera Satya Lencana Bakti Karya Praja Nugraha, dan mendapat piagam penghargaan dari presiden.” Jelas Soni.

BACA  Rusli Habibie: Warga yang Belum Divaksin Covid-19, Bantuannya Ditunda

Sementara itu, Walikota Gorontalo Marten Taha, dalam kesempatan yang sama menuturkan, Kota Gorontalo sendiri, saat ini telah melaksanakan beberapa program yang disinergikan dengan pemanfaatan IT, dan inovasi.

Walikota Marten Taha ketika bersalaman usai menerima penghargaan kinerja terbaik-tertinggi.

“Seperti misalnya, di bidang kesehatan, kami melaksanakan pelayanan kesehatan gratis dan dengan teknis online di seperti di Rumah Sakit Daerah. Demikian halnya dengan pelayanan bidang pendidikan yang menyentuk penyelenggaraan kegiatan pendidikan secara online, disamping itu juga kami telah memanfaatkan Gorontalo Comand Center (GCC) yang salah satu aplikasinya adalah aplikasi SOROT, dimana melalui aplikasi ini secara online, masyarakat umum bisa memberikan masukan, laporan maupun complain yang bisa ditindak lanjuti secara langsung dan teknis oleh SKPD terkait,” ujar Marten.

BACA  Pengurus PBSI Gorontalo 2020-2024 Resmi Dilantik dan Dikukuhkan

Adapula program yang terintegrasi dengan inovasi kata Marten, seperti bayar TGR menggunakan sampah, dan beberapa inovasi lainnya.

“Yang jelas ini juga bisa terlaksana, berkat dukungan dari seluruh masyarakat, sehingga Kota Gorotnalo masuk dalam 5 Kota berkinerja terbaik dan tertinggi se Indonesia,” kata Marten.

Walikota juga menyampaikan, kiat ke depan bahwa, seluruh aparatur di lingkungan pemerintah Kota Gorontalo, harus mengerti apa yangmenjadi Tupoksi masing masing.

“Jika kita memahami Tupoksi kita, maka kita akan mudah merumuskan langkah. Tentunya dalam pelaksanaan ini tidak boleh hanya berdasarkan pada mekanisme, harus ada langkah langkah yang akseleratif. Sehingga apa yang dilaksanakan ini benar benar mampu memberikan dampak yang nyata dan memberikan manfaat bagi masyarakat,”tandas Walikota. (gip/hargo)


Komentar