Selasa, 15 September 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Bupati Gorontalo Buka Peluang Takmirul Masjid Dapat Beasiswa

Oleh Berita Hargo , dalam Advertorial Kab. Gorontalo , pada Selasa, 4 Agustus 2020 | 18:05 WITA Tag: , ,
  Pertemuan Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo dengan jajaran FIB UMGO. (Foto Istimewa/HUMAS)


Hargo.co.id, GORONTALO – Membangun daerah lewat pilar agama tak sekedar semboyan saja. Buktinya pemerintah Kabupaten Gorontalo terus memberikan dukungan, pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) bidang keagamaan.

Salah satunya memberikan peluang beasiswa bagi guru agama, guru ngaji, hingga takmirul masjid untuk belajar Bahasa Arab di Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO). Ini merupakan bagian kerja sama yang dibangun Pemkab bersama Fakultas Ilmu Budaya UMGO.

“Tahun kemarin, sudah 30 orang yang belajar di sana, yang kita biayai. Tahun ini kerja sama itu kembali lanjutkan,” ujar Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo, Senin (03/08/20) usai pertemuan bersama Dekan FIB UMGO.

BACA  Sukseskan Pilkada, Nelson Cek Kesiapan Pendaftaran Calon

Tak hanya di bidang Bahasa Arab, peluang untuk belajar Bahasa Inggris juga terbuka. Guru-guru bahkan staf Pemkab bisa memanfaatkan beasiswa dari Pemda.

“Mereka juga punya jurusan pariwisata. Nah kerja sama kita ini dalam pemanfaatan laboratorium pariwisata. Pentadio akan jadi laboratorium mereka,” jelas Nelson Pomalingo.

BACA  Wagub Akui, Program BPJS Ketenagakerjaan Bermanfaat

Rencana Mahasiswa FIB UMGO bakal turun langsung mengelola Pentadio Resort.

“Mereka bisa manajemen dengan baik sesuai keilmuan mereka, sehingga Pentadio Resort bisa berkembang baik, sambil menjadi tempat belajar bagi mahasiswa,” pungkas Nelson Pomalingo.

Sementara itu Direktur Bidang Bahasa Arab, Rustam Soida menambahkan, pemerintah daerah  melalui Basnaz, memberikan bantuan beasiswa untuk  para kader imam dan khoti di masing-masing kecamatan.

“Sehingga ke depan di setiap kecamatan punya kader yang bisa mengisi kekosongan di wilayah masing-masing,” ungkap Rustam Soida.

BACA  Penanganan Banjir Jadi Fokus Menteri PPN/Bappenas

Bahkan kerja sama sudah berjalan selama satu tahun melalui program khusus Yayasan Muslimah Asia Pusat Jakarta, dengan membuka program bahasa arab dan Muhammadiyah.

“Nah, program itu yang kita tawarkan pada  pemerintah daerah melalui Baznas diberikan kepada kader iman dan khotib. Di mana para utusan di masing-masing kecamatan sudah ada yang mengikuti program tersebut,” kuncinya. (nat/adv/hg)


Komentar