Selasa, 11 Mei 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Bupati Gorontalo Cabut Maklumat Pemberlakuan Jam Malam

Oleh Berita Hargo , dalam Advertorial Gorontalo , pada Selasa, 16 Maret 2021 | 05:05 WITA Tag: , ,
  Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo di dalam rapat Forkopimda. (Foto: Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Pemerintah Kabupaten Gorontalo mencabut Pemberlakuan jam malam atau pembatasan aktifitas pada malam hari. Keputusan tersebut disampaikan Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo di dalam rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di Ruang Madani Kantor Bupati Gorontalo, Senin (15/03/2021).

Rapat yang di hadiri oleh Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gorontalo, Hadijah U. Tayeb dan sejumlah kepala dinas dari masing masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta jajaran pemerintah daerah tersebut menyepakati pencabutan jam malam setelah mempertimbangkan setiap masukan dari seluruh peserta rapat.

“Saya memutuskan untuk mencabut pemberlakuan maklumat tentang pembatasan jam malam di Kabupaten Gorontalo,” Nelson Pomalingo di akhir rapat Forkopimda tersebut.

BACA  Soal Sosialisasi Pencegahan Covid-19, Bupati: Jangan Kendor

Meski begitu, kata Nelson Pomalingo, Pencabutan jam malam tersebut bukan berarti masarakat mengabaikan protokol kesehatan hingga menyebabkan bertambahnya pasien covid-19 di daerah itu.

Nelson Pomalingo juga meminta maaf apabila pemberlakuan jam malam tersebut berpengaruh terhadap penghasilan masyarakat, khususnya bagi pedagang kaki lima yang berjualan sampai di atas waktu pemberlakuan jam malam tersebut.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Gorontalo mengeluarkan Maklumat Bupati tentang Penerapan Jam Malam Dalam rangka Penanganan Covid 19 di Daerah Itu.

Maklumat tersebut dikeluarkan berdasarkan Keputusan Presiden (Kepres) nomor 9 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Kepres Nomor 7 Tahun 2020 tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan juga maklumat Kapolri Nomor MAK/2/III/2020 tentang Kepatuhan terhadap kebijakan Pemerintah dalam Penanganan penyebaran Covid-19

BACA  Adat adalah Jati Diri Bangsa yang Berbudaya

Selain itu, Maklumat tersebut juga mengacu pada Keputusan Forkopimda Provinsi Gorontalo tanggal 30 Maret 2020 serta tindak lanjut hasil rapat Gugus Tugas Kabupaten Gorontalo tanggal 02 April 2020.

Melalui maklumat tersebut ditegaskan bahwa untuk mengantisipasi meluasnya penyebaran Covid-19 di Gorontalo maka dilakukan jam malam melalui pembatasan aktivitas malam sejak pukul 22.00 WITA sampai dengan pukul 04.20 WITA.

Berikut isi dari maklumat yang telah dicabut terebut
1 Agar masyarakat tidak melakukan aktivitas di luar rumah pada jam malam tersebut (pukul 22.00 s.d. 04:30 wita)

BACA  Masih Bermasalah, Pelantikan Dua Kades Terpilih Ditunda 

2 Tidak melaksanakan kegiatan apapun kecuali aktivitas pelayanan medik, layanan kesehatan dan kegiatan distribusi pangan untuk kepentingan masyarakat

3 Memerintahkan Polisi Pamong Praja agar berkoordinasi dengan Aparat Penegak Hukum dalam pelaksanaan jam malam dimaksud

4 Camat dan Kepala Desa/Lurah melakukan sosialisasi, pembinaan dan pengawasan kepada masyarakat terhadap penerapan jam malam.

5 Pelaksanaan jam malam terhitung mulai tanggal 04 April 2020 sampai 24 Mei 2020.

Maklumat Bupati tersebut dicabut mulai hari ini, Senin 15 Maret 2021 demi kepentingan masyarakat Kaupaten Gorontalo. (hiu/adv/hargo)


Komentar