Jumat, 19 Agustus 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Bupati Ingatkan SK dan Penempatan Posisi PTT

Oleh Admin Hargo , dalam Kab. Gorontalo Utara , pada Senin, 15 November 2021 | 16:05 Tag: , ,
  Bupati Gorontalo Utara, Indra Yasin pada pelaksanaan rapat evaluasi APBD 2021 yang dilaksanakan pada pekan lalu. (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Bupati Gorontalo Utara (Gorut), Indra Yasin mengingatkan kembali tentang SK dan penempatan posisi Pegawai Tidak Tetap (PTT). Ini disampaikan saat memimpin rapat evaluasi realisasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2021 di Aula Tinepo, pekan lalu. 

Menurut Indra Yasin SK PTT untuk Gorontalo Utara 2022 mendatang diminta oleh dipercepat.Maksimal hingga akhir tahun atau pada Desember mendatang telah selesai. Selain itu, Indra Yasin juga mengingatkan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar dalam penempatan posisi dari para PTT tersebut disesuaikan dengan bidang ilmu atau keilmuan masing-masing dan tidak ditempatkan di bidang yang vital. 

“Untuk SK PTT saya minta untuk dapat segera diproses. Maksimal hingga akhir Desember mendatang. Tentunya selain dengan SK dari Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan  juga bendahara,” kata Indra Yasin.

Tak hanya dalam rapat tersebut, sesaat setelah selesai rapat dan ditemui oleh sejumlah wartawan, bupati kembali menegaskan hal yang sama terkait dengan SK PTT tersebut. Tentunya ada alasan lain yang menyertai dengan percepatan SK PTT tersebut. 

“Alasan kenapa SK harus Desember selesai, agar PTT bersangkutan sudah boleh masuk bekerja pada Januari 2022. Itu juga lebih memudahkan menghitung anggaran,” kata Indra Yasin. 

Kendati demikian, Indra Yasin berpesan agar dalam proses rekrutmen PTT tetap melalui seleksi dan disesuaikan dengan kebutuhan. Agar dalam pelaksanaan pekerjaan para PTT tersebut bekerja secara disiplin. 

“Dalam proses rekrutmen dan juga penempatan pekerjaan, harus sesuai dengan bidang ilmu. Dan pastinya para PTT tersebut posisinya membantu dalam bidang pekerjaan yang ditempatkan, dan diingatkan agar penempatannya bukan pada bidang yang sifatnya vital,” ujarnya.

Untuk bidang vital, kata Indra Yasin, tetap penempatannya diisi oleh Pegawai Negeri Sipil (PNS), sebab peran PNS dalam satu pekerjaan apalagi dalam bidang yang vital tetap dibutuhkan dan sebagai penanggung jawab. (***)

 

Penulis: Alosius M. Budiman

(Visited 31 times, 1 visits today)

Komentar