Rabu, 10 Agustus 2022
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Butuh Dukungan Semua Pihak untuk Mengawal Proses Demokrasi 

Oleh Admin Hargo , dalam Kab. Pohuwato KPU , pada Rabu, 16 Februari 2022 | 02:05 Tag: , , ,
  KPU Pohuwato beserta unsur Forkopimda saat mengikuti peluncuran hari pemungutan suara Pemilu, secara virtual, Senin (14/02/2022). (Foto: Ryan Lagili/HARGO)

Hargo.co.id, GORONTALO – Wakil Bupati Pohuwato, Suharsi Igirisa menegaskan, agar proses demokrasi terselenggara  sesuai dengan harapan, maka dibutuhkan kerja sama semua pihak. Penegasan ini disampaikan pada Peluncuran Haris Pemungutan Suara Pemilu 2024, pada Senin (14/02/2022)

“KPU tidak bisa berbuat apa-apa tanpa dukungan dari kita semua, pemerintah dari stakeholder dari Partai Politik. Olehnya, mari kita turut bersama pada pelaksanaan Pemilu 2024, dengan harapan Pemilu serentak ini akan sukses, aman dan jujur dan adil. Sehingga proses Demokrasi ini Insya Allah akan berjalan dengan baik dan akan melahirkan pemimpin-pemimpin masa depan,” kata Suharsi Igirisa. 

Lanjut kata Suharsi Igirisa, dalam menyambut Pemilu 2024 nanti dibutuhkan kesiapan dari semua unsur mulai dari penyelenggara, pemerintah aparat, partai politik serta masyarakat di daerah. Hadir saat itu yakni unsur Forkopimda Pohuwato, penyelenggara Pemilu, serta Partai Politik di Kabupaten Pohuwato secara virtual. 

Sementara itu, Ketua KPU Pohuwato, Rinto Ali, mengungkapkan dengan diluncurkannya hari pemungutan suara oleh KPU RI menjadi salah satu bentuk kesiapan KPU termasuk di daerah dalam rangka melaksanakan Pemilu dan Pemilihan serentak di 2024. 

“Jadi kita ketahui bersama perhari ini, itu durasi kedepan  itu dua tahun. Kemudian untuk persiapan ini, sebagaimana disampaikan Ketua KPU RI tadi, KPU tidak bisa bergerak sendiri, berjalan sendiri sehingganya butuh dukungan semua pihak untuk bisa mewujudkan Pemilu yang Jurdil, Luber dan Sukses, sesuai dengan harapan kita semua,” ungkap Rinto Ali. 

Disinggung soal kesiapan KPU untuk meminimalisir resiko terhadap para penyelenggara seperti yang terjadi pada Pemilu 2019 silam, Rinto Ali menyebutkan, KPU berupaya semaksimal mungkin agar hal itu tidak terjadi pada pelaksanaan pesta demokrasi 2024 mendatang. 

“Saya kira KPU RI sebagai pengambil kebijakan untuk merumuskan regulasi kaitan dengan pemilihan itu sendiri tentunya ini menjadi pengalaman dan Insya Allah kedepannya hal-hal ataupun tragedi yang pernah terjadi di Pemilu sebelumnya itu tidak akan terjadi sehingganya ada langkah-langkah yang akan diambil oleh KPU RI dan kami di daerah tinggal menunggu saja instruksi dari KPU RI,” jelas Rinto Ali. (***)

 

Penulis: Ryan Lagili

(Visited 20 times, 1 visits today)

Komentar