Minggu, 22 November 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Butuh Masukan, Presiden Undang Rektor UNG ke Istana

Oleh Wawan Gusasi , dalam Edukasi Gorontalo , pada Senin, 19 Oktober 2020 | 21:30 WITA Tag: , ,
  Rektor UNG, Dr. Eduart Wolok (kiri barisan depan) bersama rekor lainnya saat memasuki istana negara, Senin (19/10/2020). Foto Istimewa)


Hargo.co.id, JAKARTA – Presiden Joko Widodo mengundang sejumlah rektor ke istana guna mendapat masukan. Tak terkecuali Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG) Dr. Eduart Wolok, ST, MT yang mendadak dipanggil ke istana.

Informasi yang berhasil dihimpun, panggilan mendadak ini terkait dengan keinginan presiden dalam mendengarkan masukan dari beberapa rektor mengenai kondisi sosial politik bangsa Indonesia. Menurut Eduart Wolok, undangan tersebut disampaikan pada Ahad (18/10/2020), langsung  bertolak ke Jakarta pada hari yang sama.

BACA  Akhirnya, Warga di Tilongkabila Mulai Sadar Soal Protokol Kesehatan

Selain Rektor UNG, pada kesempatan yang sama presiden juga mengundang Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof. Dr. Arif Satria, Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof. Ir. Panut Mulyono, Rektor Universitas Diponegoro (UNDIP) Prof. Yos Johan Utama, Rektor Universitas Tanjung Pura, Prof. Dr. Garuda Wiko, dan Rektor Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) Dr. H.M Nasrullah Yusuf.

BACA  Wisatawan Meningkat, Aleg Bone Bolango Ingatkan Protokol Kesehatan

Keenam Rektor ini mewakili Forum Rektor Indonesia (FRI) yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum FRI Prof. Arif Satria. Sebelum menghadap Presiden di Istana Negara, keenam rektor ini terlebih dahulu diwajibkan untuk melakukan tes Swab PCR, yang semuanya terkonfirmasi negatif Covid-19. (wan/hg)

BACA  Upacara HUT ke 75 Korps Brimob Digelar Secara Virtual

Komentar