Kamis, 22 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Butuh Perawatan, Fasilitas Daerah Jangan Dibiarkan Rusak Percuma

Oleh Alosius M. Budiman , dalam Advertorial Legislatif , pada Minggu, 11 Oktober 2020 | 16:05 WITA Tag: ,
  Ketua DPRD Gorontalo Utara, Djafar Ismail


Hargo.co.id, GORONTALO – Terhadap fasilitas daerah yang telah dibangun di berbagai tempat, diharapkan dapat diperhatikan, dirawat dan dimaksimalkan fungsi. Agar tujuan dari pembangunan tersebut terutama bagi daerah terutama dari sisi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Ini sebagaimana yang disampaikan Ketua DPRD Gorontalo Utara, Djafar Ismail ketika dihubungi media ini. Menurutnya, ada beberapa fasilitas daerah yang dibangun seperti rumah panggung atau cottage yang ada di beberapa lokasi atau destinasi wisata di daerah ini.

BACA  Sel Sampah TPA Talumelito Ditargetkan Selesai November

“Namun sejak di bangun sampai saat ini, tujuan sebenarnya dari pembangunan dan untuk apa serta manfaatnya bagi daerah ini belum jelas,” ungkapnya.

Apakah tujuan pembangunan tersebut untuk kepentingan pendapatan daerah dari sisi retribusi atau pajak itu belum jelas dan maksimal.

“Harusnya ketika dilakukan sebuah pembangunan ada perencanaan yang matang sehingga kedepannya ada manfaat atau timbal balik yang terukur,” tegasnya.

Entah tidak ada informasi atau tidak mau cari tau informasinya kata Djafar, dari beberapa lokasi pembangunan cottage tersebut kondisinya sudah bagaimana saat ini dan siapa pengelolanya dan manfaat bagi daerah dari sisi mana itu tidak tersampaikan.

BACA  Jalan Sehat, Hamim - Merlan Sapa Warga Bulango Selatan

“Dalam pembangunan fasilitas tersebut ada biaya yang dikeluarkan, sayang jika anggaran yang dikeluarkan begitu besar, sementara tidak ada azas manfaatnya bagi daerah” kata Djafar.

Jangan sampai berbagai fasilitas tersebut hanya rusak percuma begitu saja tanpa dimanfaatkan dengan maksimal.

BACA  Aleg Gorontalo Utara Pertanyakan Tindak Lanjut Rekomendasi DPRD

“Dan sebagai saran, coba dilakukan pendataan, kemudian dikelola entah itu oleh dinas atau ditunjuk pengelola dan diatur sedemikian rupa agar jelas dan pembangunan yang dilakukan tidak percuma,” paparnya.

Selain itu juga Djafar menyarankan agar destinasi wisata yang telah dilengkapi dengan cottage coba lebih diberdayakan lagi.

“Lakukan terobosan agar lebih banyak menarik pengunjung, promosi melalui berbagai media juga diharapkan dapat dilakukan dengan maksimal,” pungkasnya. (abk/adv/hg)


Komentar