Friday, 24 September 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Butuh Rp 15 Miliar untuk Penanganan Covid-19

Oleh Admin Hargo , dalam Legislatif , pada Tuesday, 7 September 2021 | 12:05 PM Tags: , , , ,
  Wakil Ketua DPRD Gorut, Roni Imran

Hargo.co.id, GORONTALO – Hingga saat ini, penanganan Covid-19 di Gorontalo Utara (Gorut) masih membutuhkan dana sekitar Rp 15 miliar. Guna memenuhi itu, langkah yang diambil Badan Anggaran (Banggar) DPRD Gorontalo Utara, yakni akan melakukan rasionalisasi anggaran terutama yang ada di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Gorontalo Utara, Roni Imran saat dimintai keterangannya oleh sejumlah awak media, Senin (06/09/2021). Menurutnya, penanganan Covid-19 harus terus dilakukan, sehingga butuh intervensi anggaran.

“Pastinya, kita masih kekurangan anggaran sebesar Rp miliar untuk penanganan Covid-19 dan itu yang dibicarakan dalam pembahasan awal Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) 2021,” ungkap Roni Imran.

Lanjut katanya, untuk kepentingan tersebut, maka pihaknya akan melakukan rasionalisasi untuk setiap OPD yang ada. 

“Nantinya kita akan melihat di setiap OPD mana anggaran yang tidak terlalu prioritas akan dialihkan untuk penanganan Covid-19,” jelasnya.

Pasalnya untuk target vaksinasi Gorontalo Utara pada November mendatang harus mencapai 100 persen masyarakat yang tervaksin. 

“Sementara pada kenyataannya kita masih membutuhkan anggaran untuk screening, kemudian untuk insentif tenaga medis,” kata Roni Imran.

Dengan melihat kebutuhan yang ada, Roni Imran menegaskan bahwa pihaknya akan meminta kepada OPD yang memiliki program yang belum terlalu prioritas untuk dibicarakan kembali secara bersama. 

“Dan anggarannya akan dialihkan untuk hal yang prioritas agar apa yang menjadi harapan dari pemerintah pusat untuk penanganan covid dapat terpenuhi,” kuncinya. (***)

 

Penulis: Alosius M. Budiman

(Visited 6 times, 1 visits today)

Komentar