Sabtu, 19 Juni 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Butuh Rp 42,9 Miliar untuk Tangani Banjir di Gorontalo Utara

Oleh Alosius M. Budiman , dalam Kab. Gorontalo Utara , pada Selasa, 23 Februari 2021 | 06:05 WITA Tag: ,
  Kepala Dinas PUPR Gorontalo Utara, Haris Latif saat memperlihatkan proposal yang akan diajukan ke pemerintah pusat guna mengantisipasi banjir. (Foto Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Guna menangani masalah banjir di Gorontalo Utara (Gorut), pemerintah daerah akan mengajukan proposal ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat lewat Balai Wilayah Sungai Sulawesi (BWSS) II, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Maklum, butuh dana yang banyak untuk mengatasi masalah ini.

Informasi yang berhasil dihimpun, dalam proposal yang telah disusun dan akan diajukan tersebut, anggaran yang dibutuhkan kurang lebih Rp 42,9 Miliar. Besaran nilai yang akan diajukan tersebut bukan sembarang dicantumkan. Ini berdasarkan hasil identifikasi atas kerusakan sejumlah infrastruktur, khususnya sungai di beberapa titik di daerah itu akibat serangkaian musibah banjir yang melanda dalam dua bulan terakhir.

BACA  Tanggulangi Kemiskinan, Data Disesuaikan Kebutuhan 5 Tahun Kedepan

“Ini saya sudah siapkan semua proses proposal pengendalian banjir khusus Kecamatan Biau, Sumalata, Sumalata Timur, Monano dan Tomilito,” kata Kadis PUPR Gorut, Haris Latif, sembari menunjukkan proposal yang telah dirampungkan.

BACA  Target Pekerjaan Selesai Oktober, Bupati Segera Kumpulkan Kontraktor

Proposal yang telah disiapkan tersebut, kata Haris, semuanya akan difasilitasi dan dikoordinasi pihaknya dengan BWSS II.

“Karena ini kan soal kewenangan. Penanganan sungai itu kewenangannya mereka (BWSS), sehingga ini yang saya tindaklanjuti dan ini proposalnya, laporan-laporannya sudah jadi. Begitu juga data-datanya berdasarkan yang di lapangan itu sudah ada,” jelas Haris dengan proposal ditangannya.

BACA  Tiga Desa di Gorontalo Utara Masuk Desa Mandiri Covid-19 

Besaran anggaran tersebut untuk menangani banjir di beberapa sungai yang ada di Kabupaten Gorut. “Secara keseluruhan, dana yang kita butuhkan untuk menangani banjir di beberapa wilayah di Gorut adalah Rp 42.985.000.000, terdiri dari penanganan Sungai Potanga,  Sungai Didingga, Sungai Biau, Sungai Tudi, Sungai Monano, Sungai Dunu, Sungai Deme I, Sungai Dulukapa, dan Sungai Leyao,” tandasnya. (abk/adv/hargo)


Komentar