Sabtu, 27 Februari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Buwas: Saya Banyak Kenangan di Gorontalo

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Headline , pada Kamis, 13 April 2017 | 11:27 WITA Tag: , , ,
  


BALI Hargo.co.id – Provinsi Gorontalo sepertinya tak akan pernah terlupakan oleh Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol) Budi Waseso.

Ia bahkan mengaku banyak kenangan di daerah ini dan cinta dengan Gorontalo. “Saya cinta Gorontalo karena saya banyak kenangan disitu,” ujarnya saat menjadi pembicara pada rapat evaluasi Jawa Pos Group, Rabu (12/4) di Hard Rock Hotel, Bali. Mantan Kapolda Gorontalo ini bahkan mengaku ada kenangan yang tak akan ia lupakan selama bertugas di Gorontalo.

Kenangan itu yakni proses kepindahanya dari Gorontalo ke Mabes Polri. “Saya didzolimi. Tapi tidak apalah. Justru saya dapat berkah dari situ,” kata Budi Waseso di hadapan pimpinan media se Jawa Pos Group.

BACA  Wagub Terima Kunjungan Kakanwil DJPb Provinsi Gorontalo Yang Baru

Jenderal bintang tiga yang akrab disapa Buwas ini mengaku, justru karena perseteruanya dengan Gubernur Rusli Habibie yang berbuntut kepindahanya ke Mabes Polri, ia bisa mendapat berkah berupa kenaikan pangkat bintang dua hingga bintang tiga.

Sebelum menjabat Kepala BNN, Buwas juga pernah memegang jabatan strategis sebagai kepala Bareskrim Polri. Ia mengatakan, jika tidak karena adanya perseteruan itu, maka dirinya masih tetap jadi Kapolda Gorontalo. Buwas bercerita banyak tentang kenangannya selama di Gorontalo, termasuk pengalamannya dalam menangani kasus narkoba.

BACA  Lagi, Dugaan Pelecehan Terhadap Bocah Terjadi di Gorontalo

Di Gorontalo kata Buwas, meskipun terkenal dengan daerah Serambi Madinah, namun peredaran narkobanya sangat luar biasa. Saat dirinya menjabat sebagai Kapolda Gorontalo, banyak sekali kasus-kasus narkoba yang terjadi.

Hanya saja, kendati telah berhasil diungkap, tetap saja lolos. Rupanya kata Buwas, dirinya mendapati Kepala Satuan (Kasat) Narkoba yang justru jadi bandar, backing dan pengguna narkoba.

BACA  Bahas Metode Pengadaan Barang dan Jasa, Gubernur Gorontalo Temui LKPP

Kasat Narkoba dimaksud adalah IPTU WB yang telah divonis pengadilan. “Saat saya jadi Kapolda, Gorontalo peringkat satu peredaran narkoba. Sehingga untuk permasalahan narkoba di Gorontalo harus diselesaikan oleh masyarakatnya sendiri,” tandasnya.

Saat ini kata Buwas, yang penting diwaspadai adalah peredaran narkoba di kalangan anak-anak. Para bandar cukup paiawai, salah satu cara yang dilakukan adalah mencampur narkoba ke makanan-makanan yang banyak digemari anak-anak. Terkait dengan itu, Buwas meminta agar BPOM Gorontalo ketat mengawasi makanan-makan yang dibeli dan dikonsumsi anak-anak. (Fem/hargo)


Komentar