Senin, 29 November 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



BWS Minta Dukungan Gubernur, Selesaikan Pembebasan Lahan Kanal Topodu

Oleh Admin Hargo , dalam Advertorial Gorontalo , pada Kamis, 21 Oktober 2021 | 09:05 AM Tag: , , ,
  Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menerima audiensi dengan BWS Sulawesi II di kediaman pribadinya, Rabu (20/10/2021). (Foto: Istimewa)

Hargo.co.id, GORONTALO – Guna menyelesaikan pembebasan lahan pembuatan kanal Topodu di danau Limboto, Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi II meminta dukungan Gubernur Gorontalo Rusli Habibie. Menurus pihak balai sendiri, proyek revitalisasi danau itu penting untuk menjaga kualitas pasang surut air danau.

“Tadi kamu audiensi, memohon dukungan pak Gubernur agar penetapan lokasi untuk pembebasan lahan bisa cepat selesai,” kata Wempi Waroka (PPK Danau, Situ dan Embung).

Pihaknya menyebut ada 121 bidang atau 18 hektar lahan yang harus dibebaskan agar kanal bisa dibangun. Proses perencanaan tanah dan verifikasi sudah dilakukan tinggal tim persiapan.

Kanal tersebut memiliki panjang lebih kurang 2 km. Dari angka itu, baru 700 meter yang lahannya sudah rampung, sisanya 1,3 km masih harus dikebut hingga akhir tahun.

“Pembebasan Lahan itu untuk membangun kanal dari outlet danau hingga ke sungai Bulango, sehingga pintu air Topodu bisa kita fungsikan. Ini supaya muka air danau Limboto bisa kita jaga. Tidak terjadi surut seperti tahun 2015 dan 2019,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menyambut baik rencana pembebasan lahan tersebut. Menurutnya, semua pihak harus duduk bersama untuk mencari solusi. Ia khawatir masalah pembebasan lahan akan menghambat proses pembangunan kanal.

“Jadi kita agendakan undang semua pihak, duduk aparat kepolisian, kejaksaan, termasuk dari Badan Pertanahan masalahnya apa dan bagaimana solusinya,” ucap Gubernur.

Ia berharap anggaran besar yang dikucurkan oleh pemerintah pusat tidak akan terserap dengan maksimal. Terlebih persoalan danau Limboto menjadi sorotan karena menjadi satu dari 15 danau kritis di Indonesia.(*)

Penulis: Zulkifli Polimengo

(Visited 20 times, 1 visits today)

Komentar