Kamis, 22 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Cagub Golkar Kalah di Daerah Basis Massa, Ada Apa?

Oleh Jamal De Marshall , dalam Headline Kabar Nusantara , pada Rabu, 27 Juni 2018 | 21:58 WITA Tag: ,
  


Hargo.co.id, JAKARTA – Pasangan cagub – cawagub Sulsel nomor urut 3 yaitu Prof Nurdin Abdullah – Andi Sudirman Sulaiman hampir dipastikan memenangkan Pilkada 2018.

Dari quick count sejumlah lembaga, pasangan yang diusung PDIP, PAN dan PKS ini menempati posisi teratas.

Kemenangan pasangan tersebut menurut Direktur Eksekutif Poltracking Hanta Yuda menunjukkan Golkar tidak lagi perkasa di Sulsel. Pada pileg 2014, Partai Golkar meraih suara terbanyak di Sulsel, yakni 20,09 persen, disusul Gerindra 14,99 persen. Sedang PDIP, pada pileg 2014, menempati posisi ke-8 dengan raihan suara 7,11 persen.

BACA  IDI Desak Pemerintah dan DPR Tunda Pilkada 2020

Posisi kedua pasangan Nurdin Halid-Abd Aziz Qahhar Mudzakkar yang didukung Golkar, Nasdem, Hanura, PKB, dan PKPI. Diketahui, Nurdin Halid merupakan salah satu petinggi Golkar.

BACA  Jokowi Resmikan Tol Manado-Bitung Sepanjang 26 Kilometer

“Selama ini Sulsel selalu dimenangkan kandidat dari Golkar. Apalagi pengaruh Pak Jusuf Kalla sangat kuat di Sulsel. Namun, hari ini Golkar bisa dikalahkan parpol lainnya,” ujar Hanta, Rabu (27/6).

Dia menambahkan, Pilkada 2018 menunjukkan parpol bukan jaminan bisa memenangkan kandidat. Yang utama adalah figur kandidatnya.

“Mesin parpol akan jalan bila kandidatnya benar-benar disukai rakyat. Hasil pilkada ini bisa jadi gambaran untuk pemilihan legislatif dan pilpres 2019. Parpol tidak bisa memaksakan calonnya,” tandasnya.

BACA  7 Sikap Tegas Pemerintah Menyikapi Demo Tolak UU Cipta Kerja

Urutan ketiga diduduki pasangan Ichsan Yasin Limpo – Andi Mudzakkar, yang maju melalui jalur independen. Dan urutan keempat adalah pasangan Agus Arifin Numang-Tanribali Lamo, yang diusung Gerindra, PBB dan PPP. (jpnn/hg)


Komentar