Kamis, 22 Oktober 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Calon Kontestan Pilkada di Bone Bolango Bersedia Diberi Sanksi

Oleh Zulkifli Polimengo , dalam Headline Kab. Bone Bolango KPU , pada Jumat, 18 September 2020 | 01:05 WITA Tag: ,
  Parpol pengusung di Pilkada Bone Bolango bersedia diberi sanksi jika pasangan yang diusungnya melanggar protokol kesehatan. (Foto Istimewa)


Hargo.co.id, GORONTALO – Seluruh bakal pasangan calon kandidat bupati dan wakil bupati di Bone Bolango sepakat untuk mematuhi protokol kesehatan dalam melaksanakan Pilkada serentak 2020.

Hal itu dilakukan karena penyelenggaraan Pilkada tahun ini dilaksanakan ditengah angka penularan Covid-19 di daerah yang masih cukup tinggi.

Kesepakatan tersebut dituangkan dalam pakta integritas kepatuhan terhadap protokol kesehatan menuju pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bone Bolango tahun 2020 yang aman, damai, sehat dan sukses yang digelar oleh KPU Bone Bolango pada Kamis (17/09/2020).

Pakta integritas itu ditandatangani oleh seluruh perwakilan keempat kandidat pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati yang dihadiri LO atau tim dan disaksikan langsung oleh pihak Bawaslu, Polres Bone Bolango, Kodim, Pemerintah Daerah, Dinas Kesehatan serta Kesbangpol.

BACA  Razia Protokol Kesehatan, Satpol-PP Jaring 785 Pelanggar

Ketua KPU Bone Bolango Adnan Berahim menjelaskan, dimana ini juga sebagai komitmen bersama untuk disiplin dan patuh menerapkan protokol kesehatan selama pelaksanaan seluruh tahapan pilkada.

Sementara itu Komisioner KPU Provinsi Gorontalo Selvi Katili mengatakan, dalam pakta integritas itu seluruh bapaslon menyetujui 6 poin butir isi pakta integritas, bahkan didalamnya menyebut jika melakukan pelanggaran maka bersedia menerima sanksi.

BACA  Hamim - Merlan Ingin Mengabdi Bukan Berkuasa

“Adapun yang menjadi kewajiban semua calon harus menaati protokol kesehatan, mendukung program pemerintah serta mengutamakan keselamatan dan pembatasan peserta atau tidak mengerahkan masa yang banyak,”kata Selvi Katili.

Selvi Katili juga mengungkapkan, pihaknya berharap dengan adanya penandatanganan pakta integritas yang dilaksanakan oleh seluruh stakeholder khususnya yang ada di Bone Bolango itu, akan menjadikan Pilkada yang benar-benar aman tertib dan paling pasti adalah sehat.

“Itu kami laksanakan dalam rangka mensosialisasikan UU nomor 6 dan PKPU nomor 10 tahun 2020 tentang pemberlakuan penyelenggaraan Pilkada di masa pandemi Covid-19 dengan menggunakan protokol kesehatan,”ungkap Selvi Katili.

BACA  Sukseskan Pilkada, Tanpa Klaster Baru

Ditambahkan Selvi Katili, dimana pihaknya berharap semuanya harus yakin dan percaya bahwa Pilkada bisa dilaksanakan sesuai aturan yang ada.

“Olehnya itu diwajibkan menaati protokol kesehatan. Ini sangat krusial yang harus ditaati. Bapaslon harus benar-benar menaati pakta integritas ini sampai kesemua tahapan yang dilaksanakan KPU, karena memang yang dikhwatirkan adalah disaat pelaksanaan kampanye dan debat, maka dari itu ada pembatasan di pelaksanaan kampanye maupun debat nanti,”pungkas Selvi Katili. (zul/hg)


Komentar