Sabtu, 22 Februari 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Camat Kabila Segera Evaluasi Tujuh Instruksi Bupati Terhadap Kades/Lurah

Oleh Rendi Wardani Fathan , dalam Kab. Bone Bolango , pada Selasa, 7 Januari 2020
  

Hargo.co.id, GORONTALO – Tujuh instruksi Bupati Bone Bolango, Hamim Pou kepada Kepala Desa (Kades) dan Lurah mendapat perhatian khusus Camat Kabila, Nixon Adolong, S.Sos, MM. Ya, mantan Sekretaris Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Bone Bolango itu, akan melakukan evaluasi tujuh instruksi Hamim Pou, setiap bulan berjalan.

Hal ini terkuak pada acara serah terima jabatan (Sertijab) Kades Toto Selatan dari Taufik Baladraf kepada Suleman Hamzah, Ahad (05/01/2020).

“Untuk Kades terpilih, saya minta untuk mulai melaksanakan instruksi pak Bupati. Dan saya bersama staf pemerintah kecamatan, akan mengevaluasi 7 instruksi tersebut setiap bulan berjalan. Dan ini tidak hanya berlaku untuk Kades Toto Selatan, tapi untuk semua Kades yang berada di wilayah kecamatan Kabila” tegas Nixon, saat memberikan sambutan pada acara sertijab Kades Toto Selatan.

Dikatakannya, instruksi Bupati Bone Bolango merupakan formula yang tepat mewujudkan membangun negeri dari desa.

“Tujuh buah instruksi pak Bupati sudah tidak dapat ditawar lagi. Karena ini adalah sebuah formula yang tepat untuk mewujudkan keinginan pak Presiden untuk membangun negeri dari desa,” ucap lelaki yang akrab disapa Toton.

Adapun tujuh  Instruksi Bupati Bone Bolango kepada para Kepala Desa se-Bone Bolango. Pertama, menurunkan angka kemiskinan minimal 25 KK per tahun atau minimal 25 persen melalui beragam bantuan perlindungan sosial dan pemberdayaan ekonomi rakyat desa. Kedua, tingkatkan kualitas infrastruktur dasar; air bersih, sanitasi, hunian pantas, jalan desa, lingkungan desa dan lain-lain.

Ketiga, prioritaskan program pendidikan dan kesehatan; termasuk penanganan stunting, penurunan angka putus sekolah atau memastikan wajib sekolah bagi anak usia sekolah. Keempat, Wadahi generasi muda dan milenial; beri kesempatan kerja dan berkreativitas bagi kaum milenial.

Selanjutnya kelima, semarakkan kegiatan keagamaan; ibadah dan adat istiadat di wilayah desa masing masing. Keenam, tingkatkan pendapatan desa dan hindari praktek korupsi dan penyalahgunaan wewenang. Terakhir, jaga keharmonisan pemerintahan dan atau antar elemen masyarakat desa dengan mengutamakan musyawarah dan rasa kekeluargaan. (rwf/hg)