Kamis, 26 November 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Catat! IPB Minta Bajaj Tak Ditambah

Oleh Berita Hargo , dalam Gorontalo Headline , pada Senin, 21 November 2016 | 10:14 WITA Tag: , ,
  


GORONTALO, Hargo.co.id – Kehadiran alat transportasi Bajaj di Kota Gorontalo mengusik ketenangan para abang bentor di Provinsi Gorontalo.

Kendati telah ada penjelasan bahwa Bajaj di Kota Gorontalo hanya digunakan untuk alat transportasi wisata.

Namun, Ikatan Pengemudi Bentor (IPB) Provinsi Gorontalo meminta pemerintah agar melarang penambahan jumlah bajaj di Kota Gorontalo.

Hal ini seperti yang disampaikan Iwan Abdulatif Presiden IPB Gorontalo bersama sejumlah rekan koordinator pangkalan Usman Harun dan Yasin Abdullah saat menyambangi Graha Pena Gorontalo Post, Minggu (21/11).

BACA  Tekan Penyebaran Covid-19, Ini yang Dilakukan Dinkes Pohuwato

Iwan berharap pihak terkait baik Pemerintah Kota, DPRD Kota, agar aspirasi pengemudi bentor yang sudah disampaikan ke dua lembaga Eksekutif dan legislatif itu untuk segera disikapi.

Sebab jika tidak diindahkan pihaknya memastikan akan ada aksi besar-besaran lagi.

BACA  Satgas Covid-19 Tegur Pengelola XXI Gorontalo

“Kami harap aspirasi kami ditindaklanjuti. Jika tidak kami pastikan akan ada aksi besar dan meluas lagi, ” tegas Iwan.

Salah satu aspirasi itu yakni meminta agar Pemkot melarang adanya penambahan jumlah Bajai.

Iwan meminta jangan jadi alasan bajai sebagai wisata, sebab katanya bentor juga punya konsep wisata seperti BOHU Lo wisata artinya Bentor Hulondalo Lo Wisata.

BACA  Paripurna PAW Aleg di Pohuwato Ketat Protokol Kesehatan

Dimana konsep ini sebanyak 20 pengemudi bisa berbahasa inggris.

Sehingga jika ada kekurangan maka tinggal dibenahi dan berdayakan saja kekuranggan bentor yang ada.

“Kita harus jaga pembangunan jangan cuma karena tidak ada kepastian, persoalan malah berujung timbulnya ketidaknyamanan bagi masyarakat lain. Untuk itu kami harapkan pihak berwenang harus melihat persoalan bentor dengan objektif,”pungkas Iwan.(csr/hargo)


Komentar