Rabu, 16 Juni 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Cerita Pilu Remaja 14 Tahun yang Diperkosa 5 Pemuda, Katanya….

Oleh Berita Hargo , dalam Features Metropolis , pada Jumat, 7 Juli 2017 | 16:32 WITA Tag: , , ,
  


BONBOL, hargo.co.id – IG alias Mawar (samaran,red) warga Desa Lomaya, Kecamatan Bulango Utara, Bone Bolango menceritakan kisah pilunya setelah diperkosa lima pemuda pada perayaan tradisi ketupat di rumah temannya Ira.

Mawar diperkosa oleh lima pemuda yang saat itu berada di sebuah pos yang berjarak sekitar 50 meter dari rumah Ira.

Disinyalir kelima pemuda yakni AG (23) alias Hendri; JM (24) alias Upik; AA (22) alias Agus; AM (18) alias Aldy; dan FA (18) alias Fandi usai mengkonsumsi minuman berakohol/minuman keras (miras).

Tanpa disadari waktu menunjukkan pukul 15.00 wita. Satu per satu tamu di rumah Ira mulai pulang. Hingga tersisa Mawar dan Ira. Melihat hal itu, Hendri bersama Upik, Agus, Aldy dan Fandy datang menemui Mawar dan Ira.

BACA  Akses Menuju SDN 12 Tabongo Butuh Perhatian 

“Mereka datang awalnya hanya ingin ngobrol saja,” kata Mawar.

Beberapa saat kemudian Ira memutuskan masuk ke dalam kamar. Sejalan hal itu, Mawar pamit untuk kembali ke rumah. Namun niatnya itu tak kesampaian.

Gadis berwajah bulat, berkulit sawo matang dengan postur tubuh mungil dan berwajah manis tersebut dicegat oleh Hendri dan rekan-rekannya.

“Jangan dulu pulang, torang (kita,red) bercerita dulu di sini,” ujar Hendri yang ditirukan oleh Mawar.

Bocah yang baru lulus SD dan akan masuk SMP itu bersikeras untuk pulang. Namun langkah Mawar dihalang-halangi. Ditengarai saat menghalangi-halangi, kelaki-lakian Hendri Cs bangkit.

Karena terhalang untuk keluar dari pintu depan rumah, Mawar memutuskan untuk keluar dari belakang rumah. Hendri dan rekan-rekannya yang sudah di bawah pengaruh miras lantas mengejar Mawar ke arah belakang rumah. Mawar lantas dicegat dan disekap. Sejurus kemudian Hendri mengeluarkan nada ancaman.

BACA  Lagi Asik Main Judi, Empat Warga Tilongkabila Digerebek Polisi 

“Torang mo tampeleng ngana kalau tidak mo badengar,” ucap Mawar kepada Gorontalo Post menirukan ancaman Hendri.

[Baca: TRAGIS! Remaja 14 Tahun Digilir 5 Pemuda, Lalu….]

“Saya berusaha melawan, tapi mulut saya ditutup dan saya langsung ditarik masuk ke dalam kamar belakang rumah,” sambung remaja berjilbab itu.

Mawar mengaku sempat berontak. Namun tenaga yang dimiliknya tak sebanding dengan yang dimiliki Hendri,Cs. Apalagi saat itu Hendri,Cs sudah dalam kondisi mabuk.

“Mereka bergantian, tapi dari lima hanya empat orang saja. Si Aldy hanya berdiri berjaga-jaga di depan pintu kamar,” ujar Mawar dengan nada sendu.

Usai melampiaskan hasrat, Hendri Cs lantas beranjak pergi. Sementara Mawar dengan bercucuran air mata pulang ke rumah.

BACA  Jual Trihexyphenidyl, Seorang Pria di Bone Bolango Diringkus Polisi

“Hati saya sakit sekali, saya sangat sedih dan menangis mereka melakukan itu kepada saya,” ucap Mawar.

Sesampainya di rumah, Mawar menceritakan perihal yang dialaminya kepada ibunya. Sontak bagai disambar peting di siang hari. Ibu Mawar kaget bukan kepalang. “Anak saya ini baru lulus SD dan akan masuk SMP,” ujar Ibu Mawar dengan mimik wajah sedih.

Informasi lain yang diperoleh Gorontalo Post, peristiwa yang dialami Mawar sempat dimediasi oleh pemerintah desa setempat. Hanya saja proses mediasi berjalan buntu.

Kedua belah pihak yang bersengketa tak menemukan jalan damai. Sehingga permasalahan tersebut dilaporkan ke Polsek Bolango Utara, Kamis (6/7). Selanjutnya dari Polsek Bolango Utara permasalahan itu dilimpahkan ke Polres Bone Bolango. (csr/tr-54/hargo)


Komentar