Senin, 25 Januari 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Cermin Cembung Jalan Banyak yang Hilang

Oleh Berita Hargo , dalam Metropolis , pada Kamis, 29 Desember 2016 | 13:42 WITA Tag: ,
  


Hargo.co.id TIBAWA – Pengguna jalan trans Sulawesi sebagai akses utama Gorontalo-Manado rupanya harus ekstra hati-hati. Pasalnya, di berbagai tikungan tajam yang sejatinya disediakan kaca cembung kini sudah banyak yang hilang.

Pantauan Gorontalo Post, Rabu (28/12), terlihat cermin cembung yang terletak di Desa Labanu, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo

(Kabgor) kini hanya tersisa tiang dan tempat cerminnya saja sehingga setiap kenderaan yang melewati tikungan yang cukup tajam ini harus sangat berhati-hati dan banyak membunyikan klakson.

BACA  Diduga Alami Stres, Seorang Siswa Akhiri Hidupnya dengan Gantung Diri

Fandi (26), warga setempat mengatakan bahwa hilangnya cermin tersebut hingga kini masih belum diketahui sebabnya.

“Ada yang bilang orang mabo kase pica, tapi kemungkinan juga ada yang pancuri soalnya tidak ada bekas pecahan disitu,” tutur Fandi.

Dia menambahkan, adanya cermin cembung di tikungan tersebut sangat diperlukan mengingat ditempat itu sangat rawan terjadinya tabrakan maut.

BACA  Polda Gorontalo Bekuk Residivis Pencurian Barang Elektronik

“Oto-oto yang mo ka manado kalo lewat sini pasti laju, jadi kalo tidak hati-hati mo baku tabrak” tambah Fandi.

Sama halnya dengan nasib cermin cembung yang ada di Desa Buhu Kecamatan Tibawa. Padahal tikungan yang berada di lokasi ini sangat tajam dan tentunya pengendara sangat membutuhkan alat yang bisa membantu mereka untuk melihat kendaraan dari arah yang berlawanan.

“Kami tentu mengharapkan cermin-cermin ini diganti lagi, ada juga beberapa cermin yang sudah kabur sehingga kendaraan tidak lagi bisa terlihat” tutur Rudin (32), salah seorang pengendara motor.

BACA  PRT di Rudis Wakil Ketua DPRD Kabgor Ditemukan Tak Bernyawa

Sementera itu Kepala Dinas Perhubungan Kabgor, Sumanti Maku, saat dikonfirmasi, mengatakan, dirinya sangat menyayangkan hal ini karena cermin cembung tersebut disediakan untuk keselamatan para pengendara tapi masih ada juga tangan-tangan nakal yang tega merusaknya. “Itu pelanggaran hukum,” tegas Sumanti.(tr-55/hargo)


Komentar