Rabu, 23 Juni 2021
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Chek Pos Pam, Kapolda Jamin Gorontalo Aman

Oleh Fajriansyach , dalam Gorontalo Headline , pada Jumat, 15 Juni 2018 | 02:25 WITA Tag: ,
  


GORONTALO, Hargo.co.id  – Kapolda Gorontalo, Brigjen Pol. Drs. Rachmad Fudail, didampingi sejumlah pejabat teras Polda Gorontalo serta Kapolres Gorontalo Kota, AKBP Yan Budi Jaya,SIK,MM, melakukan pengecekan pos pengamanan (Pos Pam) dan pos pelayanan yang ada di wilayah Kota Gorontalo.

Pantauan Gorontalo Post, post pertama yang dikunjungi oleh Kapolda Gorontalo yakni di Pos Pam simpang lima telaga, pos bundaran HI, Pos Pam Mall, Pos Pam KP3 serta melakukan pengecekan langsung lokasi pelaksanaan sholat Idul Fitri yang rencananya akan dilaksanakan di lapangan Taruna Remaja, Kota Gorontalo.

BACA  Rp 5 Miliar Dana PEN di Kabupaten Gorontalo untuk ‘Sirkuit Sang Profesor’

Kapolda Gorontalo, Brigjen Pol. Drs. Rachmad Fudail ketika diwawancarai usai melakukan pengecekan menjelaskan, ada kurang lebih 24 pos pengamanan dan pos pelayanan di wilayah Gorontalo yang dibuat untuk menjaga keamanan dan memberikan kenyamanan kepada masyarakat.

Tak hanya itu saja, ada pula empat pos di wilayah perbatasan yang akan dijaga hingga H+7 nanti. “Alhamdulillah sejauh ini tidak ada kejadian menonjol di wilayah Gorontalo.

Ini semua berkat kesadaran masyarakat serta kerjasama yang baik dari unsure TNI dan juga Polri serta sejumlah instansi terkait lainnya,” ungkapnya.

BACA  Pemeliharaan Ruas Jalan Gorontalo - Suwawa - Tulabolo Mulai Dikerjakan

Ditambahkan pula, untuk pelaksanaan sholat Idul Fitri nanti, akan ada penjagaan pula dari pihak TNI dan juga Polri.

Hal tersebut tidak lain untuk memberikan rasa aman dan nyaman terhadap masyarakat dalam melaksanakan ibadah.

“Kami berharap pula dukungan dari masyarakat.

Mari kita jaga bersama daerah ini dan tentunya kami siap untuk memberikan pelayanan yang maksimal,” ujarnya.

Tak hanya itu saja, Jendral bintang satu ini pula mengemukakan, pihaknya berharap agar masyarakat yang hendak keluar kota, kiranya dapat memberikan informasi kepada tetangga atau Ketua RT serta Ketua RW, sehingga bisa dilakukan pengawasan terhadap rumah yang ditinggal dalam keadaan kosong.

“Kami pun tidak main-main untuk memberikan tindakan tegas kepada mereka yang mencoba untuk melakukan tindak pidana pada saat Hari Raya Idul Fitri dan seterusnya.

Tentu, bagi mereka yang melanggar atau melawan hukum, bakal kami tindak tegas sesuai aturan yang ada,” pungkasnya. (kif) 


Komentar