Sabtu, 30 Mei 2020
Dari Gorontalo untuk Indonesia



Covid – 19, Bantuan Pemprov Gorontalo Hanya untuk Rakyat yang Patuh

Oleh Rendi Wardani Fathan , dalam Advertorial Gorontalo , pada Rabu, 1 April 2020 | 19:05 WITA Tag: , , ,
  Gubernur Gorontalo Rusli Habibie saat menjadi narasumber dialog interaktif  dengan tema bersatu cegah corona di studio RRI Gorontalo, Rabu (1/4/2020). (Foto : Istimewa)


Hargo.co.id GORONTALO – Sedikitnya Rp. 78 Miliar dana yang telah disiapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo untuk menanggulangi dampak sosial yang ditimbulkan akibat virus Corona. Selain untuk kesehatan dan pendidikan, anggaran yang berasal dari pergeseran kegiatan yang tidak mendesak itu, juga akan dialokasikan untuk pengadaan pangan gratis bagi warga Gorontalo.

Beberapa syarat telah ditetapkan Pemprov Gorontalo bagi calon penerima, yakni masyarakat yang terakomodir dalam penerima bantuan, tidak mengkonsumsi minuman keras (Miras), tidak merokok dan tidak keluar rumah (Kecuali urusan mendesak) selama status siaga.

BACA  Laboratorium di Wuhan Akui Simpan Virus Corona Sejak 2004

“Kita sudah siapkan sembako gratis dari anggaran yang telah kita sisihkan kurang lebih 78 M. Ini sesuai petunjuk pak presiden juga, agar anggaran yang belum terlalu penting digeser khusus untuk jaring sosial, sektor kesehatan, dan pendidikan. Dan kami telah menetapkan syarat kepada warga calon penerima. Tidak merokok, tidak miras dan mematuhi pemerintah untuk diam di rumah hingga status siaga dicabut,” jelas Rusli Habibie saat menjadi narasumber dialog interaktif  dengan tema bersatu cegah corona di studio RRI Gorontalo, Rabu (1/4/2020).

BACA  Per 1 Juni, Pendatang ke Malaysia Dikenai Biaya Karantina Rp 7 Juta

Dikatakannya, untuk proses pendistribusian pangan gratis tersebut masih dalam tahap pengkajian Pemprov Gorontalo.

“Penyalurannya masih sementara kita pikirkan,” ucap Rusli Habibie.

Pada kesempatan itu, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie kembali mengingatkan masyarakat untuk selalu mematuhi segala aturan pemerintah terkait pencegahan penyebaran virus corona atau covid 19.

Menurutnya, sejak wabah virus corona melanda dunia, Indonesia termasuk Gorontalo, pihak pemerintah telah melaksanakan langkah-langkah, baik secara kearifan lokal maupun aturan dari pusat, semua protokol kesehatan , pendidikan, dan kepegawaian telah dilakukan.

BACA  Ingin Tahu 'Resep' Pasien Covid-19 di Gorontalo Agar Dapat Sembuh? Simak Beritanya

Namun, tanpa ketaatan dan kesadaran masyarakat, seperti hidup sehat, kerja keras yang dilakukan pemerintah untuk mencegah penyebaran virus ini tidak akan ada artinya. Terlebih lagi fasilitas kesehatan di Gorontalo yang masih minim.

”Saya minta kesadaran masyarakat. Upaya pencegahan sudah kami lakukan. Tapi kalau tanpa ada dukungan, tanpa ada kesadaran masyarakat, tidak mudah untuk diwujudkan,” ucap Rusli Habibie.(adv/rwf/hg)

Loading spinner

Komentar